Profil Aung San Suu Kyi: Pemimpin Myanmar yang Ditahan Militer, Pernah Dapat Nobel Perdamaian

Suu Kyi diketahui pernah bekerja di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) selama tiga tahun. Ia menikah dengan Michael Aris pada 1972 dan memiliki dua anak

Editor: Hanang Yuwono
AFP/YE AUNG THU
Pemimpin Negara Myanmar Aung San Suu Kyi menyampaikan pidato nasional di Naypyidaw pada tanggal 19 September 2017. 

TRIBUNSOLO.COM - Simak profil Aung San Suu Kyi.

Nama Aung San Suu Kyi ramai diperbincangkan karena ia saat ini ditahan oleh militer.

Hal ini disampaikan seorang juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi kepada CNN, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Diduga Ditangkap Polisi Laut Myanmar, 16 Nelayan Aceh Tak Bisa Dihubungi Keluarga

Baca juga: Presiden Myanmar Mengundurkan Diri

Selain Aung San Suu Kyi, ada tokoh penting pemerintah lainnya yang juga ditahan.

"Aung San Suu Kyi dan beberapa tokoh senior lainnya ditahan di (ibu kota) Naypyidaw," kata juru bicara Myo Nyunt, dikutip Tribunnews dari CNN.

Ia menambahkan beberapa menteri dari negara bagian di Myanmar telah ditahan oleh militer.

"Militer tampaknya menguasai ibu kota sekarang," imbuh dia.

Tindakan itu dilakukan setelah ketegangan antara pemerintah sipil dan militer meningkat setelah pemilihan umum yang menurut tentara curang.

NLD mengklaim kemenangan setelah pemilu digelar pada November 2020 lalu.

Hal itu menandai pemungutan suara demokratis kedua di Myanmar sejak berakhirnya kekuasaan militer pada 2015.

Profil Aung San Suu Kyi

Aung San Suu Kyi lahir pada 19 Juni 1945.

Dilansir Wikipedia, Suu Kyi lulus dari Universitas Delhi pada 1964.

Ia kemudian melanjutkan studi ke Universitas Oxford dan lulus tahun 1968.

Suu Kyi diketahui pernah bekerja di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) selama tiga tahun.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved