Berita Klaten Terbaru

Operasi Besar-besaran Jateng di Rumah Saja, Petugas Klaten Cokok Pelanggar & Peringatkan EO Nikahan

Hasilnya, menurut Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Klaten, Rabiman ada dua jenis pelanggar mulai dari warga tak pakai masker.

Tayang:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Operasi yustisi sehari 'Jateng di Rumah Saja' dilakukannya Tim Gabungan Satgas PP Covid-19 Klaten, Sabtu, (6/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Petugas gabungan operasi besar-besaran saat hari pertama 'Jateng di Rumah Saja', Sabtu (6/2/2021).

Hasilnya, menurut Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Klaten, Rabiman ada dua jenis pelanggar mulai dari warga tak pakai masker hingga acara di pesta nikah.

"Kami telah melakukan operasi di dua acara hajatan serta 3 pasar, dan kami menemukan 1 acara hajatan dan 2 orang yang melanggar prokes," terang dia kepada TribunSolo.com.

Dalam temuannya tersebut, untuk acara hajatan yang melanggar prokes berada di salah satu gedung pertemuan di kecamatan.

Ratusan Pedagang Tutup Lapak Hari Pertama Jateng di Rumah Saja, Pasar Tawangmangu Sepi dan Sunyi

Pasar di Klaten Sepi saat Jateng di Rumah Saja, Ternyata Pembeli Sudah Jauh Hari Borong Sembako

Sedangkan acara hajatan di gedung pertemuan lainnya setelah dicek, tidak ada pelanggaran prokes disana.

Sementara itu 2 orang yang melanggar prokes dengan tidak memakai masker, ada di Pasar Gayamprit dan Pasar Basin.

"Untuk dua orang yang melanggar prokes kami kenakan sanksi sosial dan untuk acara hajatan, kami telah memberikan peringatan kepada EO penyelenggara," ucapnya.

Kemudian Rabiman mengungkapkan kondisi di Pasar Karangnongko sangat ramai.

Meskipun begitu, di pasar tersebut hanya berikan himbauan agar tetap menerapkan prokes.

"Langkah kami untuk menghimbau prokes serta membagikan masker bagi pedagang dan masyarakat yang melintas di pasar itu," ucapnya.

Adapun yang terlibat dalam operai yakni dari unsur Polri 20 personel, TNI 9 personel, Satpol PP 7 petugas, Dishub 5 petigas dan Orari 17 petugas.

"Tim menyisir 1 gedung pertemuan di tim 2 menyisir 3 pasar yaitu, Pasar Gayamprit, Basin dan Karangnongko," jelasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved