Berita Solo Terbaru
Hari ke-2 Gerakan Jateng di Rumah Saja : Pasar Klithikan Notoharjo Solo Penuh Sesak Manusia
Katanya Gerakan Jateng di Rumah Saja, Tapi Pasar Klithikan Solo Penuh Sesak Manusia
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penerapan Gerakan Jateng di Rumah Saja di Solo ternyata tak dimbangi dengan ketatnya petugas penertiban masyarakat untuk mengawasi kepadatan aktivitas di luar rumah.
Pada Minggu (7/2/2021) pagi, Kompleks Pasar Klitikan Notoharjo, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, menjadi lautan manusia.
Saat TribunSolo.com memantau pasar pada pukul 8.00 WIB saja, pengunjung masih nampak begitu padat.
Padahal, informasi yang diterima, itu saja kepadatan sudah jauh berkurang dibandingkan pada pukul 7.00 WIB.
Ratusan warga berjejal di pasar yang notabene tidak menjual bahan kebutuhan pokok atau makanan itu, melainkan barang bekas.
Dari pantauan TribunSolo.com, mereka saling berdesakan berkerumun ketika berpindah dari satu lapak ke lapak yang lain.
Beberapa diantaranya tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19, diantaranya pemakaian masker.
• Aksi Emak-emak Senam di Stadion Manahan Solo, Satgas Covid-19: Itu Berkerumun
• Tahun Ini, Perayaan Imlek di Solo Ditiadakan, Lampion Tak Hiasi Kawasan Pasar Gede Cegah Kerumunan
Seorang pengunjung, Suyanto merasa dirinya takut dan was-was ketika datang ke Pasar Klitikan.
"Ya takut, tapi mau bagaimana mau beli kebutuhan," kata dia.
Suyanto hendak membeli gergaji di Pasar Klitikan untuk keperluan pekerjaannya sebagai tukang bangunan.
"Besok kan sudah tidak buka (Pasar Klitikan), terpaksa keluar beli kebutuhan," ucapnya.
Suyanto tetap menjalankan protol kesehatan yang dianjurkan ketika berbelanja di Pasar Klitikan.
Masker tidak lupa dipakainya.
"Tetap pakai masker, itu kan protokol kesehatan, dan tetap jaga jarak," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pasar-klithikan-nitiharjo-solo.jpg)