Breaking News:

Viral Wedding Organizer Fasilitasi Nikah Muda, Berpotensi Terjadi Eksploitasi Seksual Ekonomi

Viral wedding organizer (WO) fasilitasi nikah muda. Menteri PPPA sebut bertentangan dengan hukum.

Editor: Rahmat Jiwandono
makassar.tribunnews.com
Postingan di akun sosial media Aisha Weddings terkait promosi pernikahan dini. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Jagat Twitter dihebohkan dengan adanya wedding organizer (WO) di Jakarta yang memfasilitasi nikah muda atau pernikahan anak-anak pada Selasa (9/2/2021). 

WO itu adalah Aisha Weddings, dalam laman resminya, mereka menuliskan 'semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah SWT dan suami, Anda harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih.'

 Informasi tersebut pertama kali diunggah oleh akun @SwetaKartika. 

Lantas hal itu membuat Menteri Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga geram. 

Bintang menyatakan bahwa promosi Aisha Wedding jelas bertentengan dengan hukum. 

"Promosi tersebut telah melanggar dan mengabaikan pemerintah dalam melindungi dan mencegah anak menjadi korban kekerasan dan eksploitasi seperti yang tertuang dalam UU Perlindungan Anak Nomor 17 tahun 2016," tegasnya, Rabu (10/2/2021). 

Menurutnya, pernikahan dini berpotensi terjadinya eksploitasi seksual ekonomi kepada anak hingga perdagang anak. 

"Itu sebabnya kami akan melibatkan pihak aparat hukum agar anak-anak tidak menjadi korban," katanya. 

Padahal, jajarannya selama ini sangat intensif melakukan kampanye Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, isu penurunan angka perkawinan anak menjadi salah satu dari 5 isu prioritas arahan Presiden kepada Kementerian PPPA.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved