Niat Hati Kembalikan Keperawanan, Wanita Ini Tuai Petaka, Dirudapaksa Dukun Cabul Berkali-kali

Wanita di Palembang jadi budak seks setelah berniat berobat kembalikan keperawanan ke dukun.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
DOK. TRIBUN BATAM
Ilustrasi korban pencabulan. 

TRIBUNSOLO.COM - Pengakuan seorang wanita di Palembang jadi korban rudapaksa seorang dukun bikin heboh.

Pasalnya, wanita yang berinisial MP (20) awalnya berniat untuk berobat mengembalikan keperawanan tetapi malah menuai petaka.

Ia jadikan budak seks oleh D, inisial dari dukun cabul tersebut.

Atas kejadian tersebut, MP akhirnya melaporkan D ke Polrestabes Palembang, pada Rabu (10/2/2021).

MP nekat berobat ke D setelah disarankan oleh pacar korban sendiri.

Dukun Cabul Asal Gresik Tega Pedaya 7 Wanita Untuk Disetubuhi, Polisi Kini Buru Pelaku

Kabar Duka : Putra Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto Meninggal Dunia

Atas saran itu, ia mendatangi kediaman terlapor yang berada di Kecamatan Ilir Timur III, kota Palembang, Sumatera Selatan pada 23 Mei 2020 lalu.

Saat pertemuan pertama, MP diminta D untuk mengikuti beberapa ritual sebagai syarat pengobatan. Karena ingin kembali perawan, MP akhirnya mengikuti seluruh persyaratan tersebut termasuk melakukan hubungan badan dengan terlapor.

Namun, setelah sembilan bulan berjalan rupanya MP tak kunjung kembali perawan. Ia pun merasa ditipu hingga akhirnya membuat laporan ke polisi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat membenarkan telah menerima laporan tersebut. 

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, MP ternyata sudah sering diminta oleh terlapor untuk melayaninya dengan modus sebagai pengobatan.

Terakhir, korban baru sadar jika telah ditipu usai mendapat ancaman.

"Karena merasa diancam dan ditipu korban akhirnya membuat laporan. Korban ketika berobat selalu diantar pacarnya, namun pacar korban tidak tahu jika MP ini ditiduri pelaku,"katanya, Jumat (12/10/2021).

Edi mengungkapkan, D saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Mereka pun akan meminta keterangan saksi dan korban termasuk hasil visum.

"Setiap berobat pelaku ini selalu minta dilayani, modusnya sebagai ritual pengobatan. Pelaku sekarang masih dalam pengejaran,"ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved