Breaking News:

Virus Corona

Hasil Penelitian di India: Orang Berkacamata 3 Kali Lebih Aman dari Covid-19, Ternyata Ini Sebabnya

Teranyar, ada penelitian dari India yang menyebutkan bahwa orang yang menggunakan kacamata 3 kali lebih aman terinfeksi Covid-19. Kok bisa?

net
Ilustrasi orang berkacamata. 

TRIBUNSOLO.COM -- Pandemi Covid-19 membuat banyak peneliti melakukan kajian ilmiah untuk mengungkapkan fakta-fakta terbaru.

Teranyar, ada penelitian dari India yang menyebutkan bahwa orang yang menggunakan kacamata 3 kali lebih aman terinfeksi Covid-19.

Adapun penelitian ini diprakarsai oleh Amit Kumar Saxena, Dokter Spesialis Mata Senior dari Departemen Kesehatan NPCB Center, Kanpur Dehat, India.

Baca juga: Kapolres Klaten Tinjau Pelaksanaan PPKM Mikro di Desa Kemudo, Singgung Penurunan Penyebaran Covid-19

Baca juga: Di Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Hari Ini Ribuan Tenaga Kesehatan Karanganyar Kembali Divaksin

Penelitian ini dilakukan dengan sampel penelitian sebanyak 304 pasien Covid-19 dengan 223 laki-laki dan 81 perempuan, yang berasal dari rumah sakit di India di bagian utara.

Ilustrasi kacamata
Ilustrasi kacamata (Thinkstockphotos)

304 pasien ini memiliki usia yang beragam, mulai dari 10 tahun hingga 80 tahun, menurut Independent.

Pasien yang terdapat dalam penelitian ini akan mengisi kuisioner terkait perilaku penggunaan kacamata.

Dari kuisioner tersebut, data yang terkumpul akan diuji secara kuantitatif untuk mengetahui perbandingan risiko keterpaparan virus antara orang berkacamata dalam jangka panjang dan mereka yang tidak menggunakan.

Sekitar 19 persen atau 58 dari 304 pasien tersebut mengaku menggunakan kacamata dalam jangka panjang, sementara sisanya tidak.

Dari seluruh sampel, peneliti mencatat bahwa frekuensi rata-rata mereka menyentuh area wajah adalah 23 kali dalam 1 jam, sementara untuk area mata sebanyak 3 kali.

Dari studi tersebut, peneliti mendapatkan angka statistik risiko keterpaparan virus corona bagi orang berkacamata sebesar 0,48, sementara mereka yang tidak menggunakan memiliki risiko sebesar 1,35.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved