Berita Solo Terbaru
4 Fakta Masjid Pangeran Arab untuk Jokowi di Solo : Ditinjau Gibran, Mewah & Tampung 12 Ribu Jemaah
Warga Kota Solo bakal memiliki masjid besar nan mewah seperti yang biasanya ada negara Arab.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Kota Solo bakal memiliki masjid besar nan mewah seperti yang biasanya ada negara Arab.
Masjid tersebut merupakan hadiah pemberian Pangeran Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Adapun masjid akan didirikan di lahan bekas Depo Pertamina, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo seluas 3 hektare.
Setelah melewati waktu cukup panjang sejak tahun lalu perencanaan, kini pembangunan sudah di depan mata.
Bahkan secara langsung Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang baru enam hari dilantik langsung menyaksikan kepastian pembangunan.
Baca juga: Bonus Banyak dari Pangeran Arab : Tak Hanya Masjid Mewah, di Kota Solo Juga Dibangun Islamic Center
Baca juga: Wow! Tak Hanya Mewah, Masjid Hadiah untuk Jokowi dari Pangeran Arab Bisa Tampung 12.000 Jemaah
Ada sejumlah fakta soal masjid hadiah Pangeran Arab itu, sebagai berikut :
1. Ditinjau Langsung Anak Jokowi
Enam hari pasca dilantik jadi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tancap gas meninjau pembangunan masjid, Rabu (3/3/2021).
Baca juga: Perubahan Gibran Sejak Jadi Wali Kota : Sering Balas Komen IG, Ada yang Panik Dapat Komen Begini
Ayah Jan Ethes Srinarendra tersebut berharap pembangunan masjid bisa semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan Uni Emirat Arab.
Selain itu, masjid bisa dimanfaatkan untuk wisata rohani.
Gibran mengaku belum mendapatkan permintaan khusus dari Jokowi terkait masjid tersebut.
"Tanya pak Jokowi, di sini Solo hanya mengeksekusi," akunya.
2. Sabtu Ground Breaking
Gibran putra Jokowi mengatakan, pendirian masjid hadiah Pengeran Arab segera memasuki tahapan peletakan batu pertama atau ground breaking.
"Besok Sabtu, kita ground breaking," kata Gibran sembari menyaksikan maket masjid.
Ayah Jan Ethes Srinarendra tersebut berharap pembangunan masjid bisa semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan Uni Emirat Arab.
Selain itu, masjid bisa dimanfaatkan untuk wisata rohani.
Baca juga: Mewah, Inilah Desain Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk Jokowi di Solo, Sabtu Besok Mulai Dibangun
Baca juga: Ditanya soal Masjid Hibah Pangeran Uni Emirat Arab, Gibran : Tanya Pak Jokowi, Kita Tinggal Eksekusi
"Minta tolong bisa sediakan media center untuk wartawan dan pelaksanaan peletakan batu pertama, kita siapkan fasilitas protokol kesehatan," ucapnya.
3. Megah Tampung 12 Ribu Jemaah
Kepala Kementerian Agama Kota Solo, Hidayat Maskur mengatakan desain bangunan masjid sama dengan Masjid Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Bahkan akan menjadi masjid termewah di Solo.
"Ibarat kaya miniatur. Secara keseluruhan untuk bentuk dan modelnya sama hanya tempatnya beda dan dikurangi untuk ukuran," kata dia.
Masjid tersebut, sambung Hidayat, diproyeksi bisa menampung 12 ribu jemaah.
"Itu secara full dan kalau tidak ada pandemi Covid-19," tuturnya.
Masjid juga akan dilengkapi fasilitas lahan parkir yang bisa menampung kendaraan para jemaah.
Hidayat menyampaikan proses pembangunan masjid dimulai Sabtu (6/3/2021) dengan prosesi peletakan batu pertama.
"Untuk pembangunan maksimal 3 tahun kemungkinan kurang dari itu karena semua dana sudah disiapkan dari sana," ujarnya.
Untuk biaya, Hidayat enggan menyebutkan secara gamblang.
Ia hanya mengatakan pemerintah Uni Emirat Arab akan membiayai proses pembangunan.
"Berapapun biayanya siap," ucapnya.
Hidayat menjelaskan pembangunan masjid sebagai simbol hubungan bilateral Uni Emirat Arab dan Indonesia.
"Ini kebaikan dan simbol hubungan kedua negara," jelasnya.

3. Islamic Center
Selain masjid, Pangeran Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan juga akan membangun Islamic Center di Kota Solo.
Kepala Kementerian Agama, Hidayat Maskur mengatakan pembangunan tersebut akan dilakukan setelah masjid rampung digarap.
"Selain masjid ternyata masih ada kerjasama yang kedua tentang Islamic Center," kata dia.
"Setelah pembangunan masjid akan diikuti pembangunan Islamic Center di Solo," tambahnya.
Islamic Center, sambung Hidayat, akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti di Abu Dhabi.
"Dilengkapi dengan mall, bentuk kaya di Abu Dhabi, juga ada pusat kegiatan Islamic Center di situ," tambahnya.
Islamic Center tersebut diproyeksi membutuhkan lahan seluas lebih dari 4 hektare.
Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan Pemerintah Kota Solo sudah menyiapkan sejumlah lahan untuk dipakai.
Salah satunya, terletak di dekat Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.
"Nanti saya arahkan ke dekat UNS. Kita sudah dapat lahannya. Sudah saya carikan kalau islamic Center lebih baik di deket kampus," ujarnya. (*)