Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Bagai Kena Petir di Siang Bolong, Warga Pasrah Tergusur Rel Layang Joglo Solo : Saya Pulang ke Desa

Sejumlah warga di bantaran perlintasan rel kereta api relasi Solo-Semarang hanya bisa pasrah.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Deretan rumah warga yang terdampak pembangunan rel layang Palang Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (3/3/2021). 

"Kawasan pasar di Banjarsari ada 40-an bangunan. Kurang lebihnya ada 400-an bangunan," ucap Hendro.

Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyampaikan dirinya sudah berkoordinasi dengan Camat dan Lurah.

Koordinasi itu terkait pendataan lahan dan hunian terdampak pembangunan rel layang Palang Joglo.

"Yang jelas kami ingin dipercepat, Juli sudah mulai dibangun," ucapnya. 

Pembahasan Bersama PT KAI

Pembahasan pembangunan rel elevasi atau rel layang di simpang tujuh Palang Joglo Kota Solo mulai dilakukan. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah melakukan pembahasan dengan perwakilan PT KAI secara online di Ruang Mangantai Praja Balai Kota Solo, Rabu (3/3/2021).

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pembangunan rel layang Palang Joglo segera dikebut. 

Baca juga: Gibran Sebut Kemacetan di Palang Joglo Sudah Tidak Karuan, Pembangunan Rel Layang Jadi Prioritas

Baca juga: Skema Proyek Jalur Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Diubah, Rel Layang Bakal Diwujudkan

"Kita kejar tadi pagi, kita sudah detailkan terkait pembangunan elevated rail," kata Gibran. 

Penyelesaian masalah-masalah non teknis pembangunan proyek rel layang Palang Joglo, sambung Gibran, akan diselesaikan terlebih dulu. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved