Breaking News:

Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di RI, Susi Pudjiastuti Protes: Sudah Banyak Kita Kehilangan

Jokowi mengizinkan kepada investor asing dan swasta di dalam negeri untuk mencari harta karun bawah laut. Ini kritikan pedas Susi Pudjiastuti.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.COM/ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Susi Pudjiastuti saat bersilaturahmi dengan nelayan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melontarkan kritikan keras terhadap Presiden Joko Widodo terkait kebijakannya.

Kali ini yang dipermasalahkan Susi adalah soal perizinan pencarian harta karun atau benda muatan kapal tenggelam (BMKT) di bawah laut Indonesia.

Jokowi sebelumnya mengizinkan kepada investor asing dan swasta di dalam negeri untuk mencari harta karun bawah laut.

Baca juga: Kematian Angel, Gadis yang Ditembak Mati Polisi Myanmar Menyentak Dunia, Terungkap Pesan Terakhirnya

Baca juga: Viral Pasangan Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA Buton Selatan, Begini Penjelasan Pihak Keluarga

Menanggapi kebijakan itu, Susi Pusdjiastuti meminta agar upaya pencarian harta karun yang berada di dasar laut Indonesia bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, bukan pihak asing.

Sebagai upaya permintaan akan hal tersebut, Susi melalui akun media sosial Twitter pribadinya @susipudjiastuti sampai-sampai menyebut beberapa akun dalam unggahan statsunya.

Itu seperti akun Presiden Jokowi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri.

Susi meminta agar pemerintah yang mengelola dan mengangkutnya sendiri karena selama ini Indonesia telah banyak kehilangan benda-benda bersejarah yang seharusnya jadi milik sendiri.

"Pak Presiden @jokowi & Pak MenKP @saktitrenggono @kkpgoid, mohon dengan segala kerendahan hati untuk BMKT dikelola & diangkat sendiri oleh pemerintah," kata Susi melalui akun Twitter pribadinya yang dikutip pada Kamis (4/3/2021).

"Sudah banyak kita kehilangan benda-benda bersejarah yang seharusnya jadi milik bangsa kita."

Seperti diketahui, kebijakan soal investor asing dan swasta dalam negeri diperbolehkan mencari harta karun di dasar laut Indonesia merupakan satu dari 14 bidang usaha yang dibuka oleh pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved