Berita Klaten Terbaru
Komunitas Ini Bongkar Catatan, Klaim Ada Ratusan Batu Diduga Benda Cagar Budaya di Klaten
Klaten Heritage Community (KHC) mencatat ada ratusan titik Objek Batu Diduga Cagar Budaya (OBCB) yang tersebar di Klaten.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Klaten Heritage Community (KHC) mencatat ada ratusan titik Objek Batu Diduga Cagar Budaya (OBCB) yang tersebar di Klaten.
Ratusan titik tersebut terdapat di semua Kecamatan di Kabupaten Klaten.
"Ada sekitar 150 titik batuan yang diduga cagar budaya, itu tersebar di 26 kecamatan," kata Pegiat Klaten Heritage Community (KHC) Hari Wahyudi kepada TribunSolo.com, Kamis (11/3/2021).
Baca juga: Anya Geraldine Tak Tahu Candi Borobudur Ada di Magelang, Bukan Yogyakarta, Begini Penjelasannya
Baca juga: Geger Batu Besar Diduga Candi Peninggalan Mataram Hindu di Karanganom Klaten, Warga Kewalahan Angkat
Hari menyebutkan, dari 150 titik OBCB tersebut, terdiri dari dua temuan.
Dua temuan tersebut yakni temuan lepas dan temuan struktur.
"Selain itu, dari ratusan titik OBCB, ada dua jenis batu yakni struktur batu bata dan struktur dari batu andesit," pungkasnya.
Sebagai informasi, Klaten Heritage Community (KHC) merupakan komunitas pelestari cagar budaya.
Komunitas ini berfokus pada pelestarian cagar budaya zaman purbakala, maupun kerajaan di Kabupaten Klaten.
Sebelumnya, warga Dukuh Lumbang Dungik, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten digegerkan dengan penemuan batu besar yang diduga benda cagar budaya peninggalan kerajaan Mataram Hindu.
Batuan itu kini disimpan di salah satu rumah warga setempat.
Pegiat Klaten Heritage Community (KHC), Hari Wahyudi mengatakan, penemuan batuan yang diduga cagar budaya ditemukan di area persawahan milik warga.
Baca juga: Bak Kota Mati, Penampakan Objek Wisata Candi Cetho Karanganyar yang Mulai Buka Kembali: Ekonomi Lesu
Baca juga: Candi Cetho & Sukuh di Karanganyar Kembali Dibuka, Tapi Wistawan Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
"Kami memperoleh informasi dari warga bahwa ditemukan batuan diduga benda cagar budaya di area persawahan dan saat ini sedang kami evakuasi, "ucap Hari kepada TribunSolo.com, Kamis (11/3/2021).
Hari mengatakan, batuan tersebut dievakuasi karena lahan tersebut akan digunakan untuk area pertanian.
Ia menyebutkan, evakuasi batuan tersebut dilakukan oleh warga setempat dengan menggunakan peralatan sederhana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/batu-yang-diduga-benda-cagar-budaya.jpg)