Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sukoharjo Terbaru

Pileg Masih 3 Tahun Lagi, Henry Indraguna Sudah Blusukan ke Daerah : Jangan saat Pemilu Saja Bekerja

Mantan calon anggota DPR RI Dapil V Jawa Tengah dari Perindo pada Pileg 2019, Henry Indraguna mantap menatap Pileg 2024.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Henry Indraguna saat mengunjungi daerah dan bertemu kader kantor DPD II Partai Golkar Sukoharjo, Rabu (10/3/2021) malam. 

Manuver ke Daerah

Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) masih jauh yang rencananya digelar 2024 mendatang.

Namun pengacara kondang artis yang sebelumnya kader partai lain, Henry Indraguna, sudah curi start melakukan manuver politik bersama partai barunya.

Konsolidasi politik Henry Indraguna ini sudah mulai dilakukan dengan mengunjungi kantor DPD II Partai Golkar Sukoharjo, Rabu (10/3/2021) malam.

Disana, Henry yang dikenal dengan slogan 'Kowe Meneh Kowe Meneh' dikenalkan kepada seluruh kader DPD II Partai Golkar Sukoharjo.

Baca juga: Ikuti Pelatihan Sertifikasi, Henry Indraguna Keluar Jadi Lulusan Terbaik, Sandang Gelar CMLC

Baca juga: Pengacara Kondang Henry Indraguna Raih Nilai Tertinggi Pelatihan Sertifikasi Mediator

Saat disinggung kedatangannya ke Golkar, Henry dengan tegas mengatakan jika kedatangannya adalah untuk persiapan dirinya di Pileg 2024.

"Ya jelas, ini semuanya berhubungan untuk 2024," kata dia kepada TribunSolo.com

"Padi sudah menguning, siap dipanen, hati saya di Golkar, dan mari kita siapkan perjuangan kita untuk tahun 2024," ucapnya.

Pria yang maju di Pileg 2019 dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini, kini bergabung dengan Partai Golkar untuk maju sebagai Calon DPR RI 2024.

Henry Indraguna sebelumnya juga pernah bergabung dengan PDI Perjuangan, untuk mengincar Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020 di Kabupaten Sukoharjo.

Namun, rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan turun kepada Etik Suryani - Agus Santosa, yang kini menjadi Bupati - Wakil Bupati Sukoharjo.

Meski gagal di Pileg 2019, Henry mengatakan ada sejumlah catatan penting yang dia dapat dari kampanyenya.

"Saya tetap optimistis, orang harus optimistis," ucapnya tegas.

"Yang jadi catatan (kegagalan di Pileg 2019) saya, yang pertama saya adalah orang baru. Dan Partai saya tidak begitu besar, seperti Golkar ini. Tapi saya bisa meraih hampir 50 ribu suara," kata dia. 

Raih Nilai Tertinggi

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved