Berita Karanganyar Terbaru
Bupati Karanganyar Juliyatmono Sebut Solo Raya Seperti Republik Mini, Apa Itu?
Kesuksesan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Solo Raya tergantung komunikasi dan koordinasi antar kepala daerah, termasuk vaksinasi.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kesuksesan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Solo Raya tergantung komunikasi dan koordinasi antar kepala daerah, termasuk vaksinasi.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, komunikasi dan koordinasi tersebut menjadi kunci sukses.
"Saya kira komunikasi dan koordinasi jadi kunci sukses. Kita harus bergerak bersama. Karena Solo Raya berhimpitan dan bedekatan" katanya, Minggu (14/3/2021).
Baca juga: Bupati Juliyatmono Tinjau Langsung Vaksinasi Wartawan Tribunnews: Wartawan Pejuang Informasi
Baca juga: Jika Ditugaskan Golkar, Ilyas Akbar Almadani Putra Juliyatmono Siap Maju Pilkada Karanganyar 2024
Apalagi, beberapa daerah di Solo Raya memiliki sosok pimpinan baru, misalnya saja Solo.
Ya, tampuk kepemimpinan Kota Bengawan kini diduduki Gibran Rakabuming Raka.
Gibran menggantikan sosok Fx Hadi Rudyatmo sebagai Wali Kota Solo.
Kehadiran Gibran dinilai membuat kawasan Solo Raya seperti republik mini.
"Ini Kota Solo dipimpin oleh Gibran, itu anak presiden sehingga republik mini ada di Solo Raya," ucap Juliyatmono.
Baca juga: Juliyatmono Kenang Sosok Gunawan Wirosaroyo Sang Pendiri PDIP: Guru Politik Saya Meski Beda Partai
Oleh karenanya, dibutuhkan koordinasi supaya setiap program kebijakan yang dibikin setidaknya bisa mensejahterakan wilayah Solo Raya.
"Benefit program kesejahteraan tidak hanya di Solo tapi melebar ke Solo Raya. Karena daya dukungnya ada di sekitarnya," tutur Juliyatmono.
"Saya mengajak beliau-beliau ini, relatif baru dilantik, cukup muda, mari kita beri yang terbaik untuk Indonesia," tambahnya.
Vaksinasi di Solo
Pemkot Solo telah menerima kurang lebih 92.120 dosis vaksin Covid-19 buatan perusahaan China Sinovac.
Jumlah tersebut terhitung sejak penerimaan vaksin Sinovac pertama pada 12 Januari 2021 silam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bupati-karanganyar-juliyatmono-di-kantornya-pada-selasa-2.jpg)