Anak Anton Medan Ungkap Alasan Sang Ayah Siapkan Makam Belasan Tahun Lalu Dekat Masjid dan Pesantren
Anton Medan meninggal dunia di kediamannya di Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Senin (15/3/2021) sore.
Anton juga mengaku telah merasakan hidup dari balik jeruji besi sejak ia masih belia.
Ia mulai merasakan kehidupan di penjara saat usia 12 tahun karena kasus pembunuhan.
"Saya membunuh karena kepepet, barang-barang saya dirampas. Akhirnya saya nekat membunuh," ujar Anton pada 2013 lalu, dikutip dari Kompas.com.
Anton sendiri telah masuk Islam pada 1992 hingga akhirnya menjadi pendakwah.
Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang serta Pondok Pesantren At-Ta'ibin di Pondok Rajeg, Cibinong, Jawa Barat.
Baca juga: Inilah Lokasi Pemakaman Anton Medan, Sudah Disiapkan Sejak 19 Tahun Silam Sebelum Dirikan Pesantren
3. Suasana rumah duka
Sebelum dikebumikan, jenazah Anton Medan disemayamkan di rumah duka di Kampung Bulak Rata, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibbinong, Kabupaten Bogor.
Pantauan TribunnewsBogor.com, para kerabat dan sahabat ramai berdatangan ke rumah almarhum Senin sore.

Almarhum dibaringkan di tengah rumah dan didoakan oleh para pelayat dengan pembacaan surat Yasin.
Rumah almarhum ini berlokasi tepat di samping Pesantren At-Taibin yang didirikan oleh almarhum yang mana kental dengan dekorasi khas Tionghoa.
4. Dimakamkan hari ini
Jenazah Anton Medan bakal dimakamkan hari ini, Selasa (16/3/2021)
"Rencananya dimakamkannya besok (hari ini, Red)," kata Wakil Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Arta Darmadhi di rumah duka kepada TribunnewsBogor.com, Senin (15/3/2021) sore.
5. Lokasi makam sudah dipilih Anton Medan Belasan tahun lalu
Anton Medan bakal dimakamkan di dekat masjid dan pesantren yang ia bangun di Kampung Bulak Rata.