Ramadhan 2021
Bagaimana Tanda-tanda Hilal? Berikut Ulasan Lengkap dan Pengertiannya
Umat Muslim selalu bersukaria menyambut bulan Ramadhan. Seperti sebelumnya, datangnya bulan ramadhan 2021 juga akan ditentukan dengan melihat hilal.
Puasa tidak dapat dilaksanakan jika tidak berada pada waktu bulan Ramadhan dan dia sebenarnya salah satu bentuk perantara agar dapat bertemu dengan bulan haji bulan yang diharamkan Allah untuk membunuh ataupun berperang.
Sehingga, dalam penetapan awal bulan, para ulama saling beda pandangan dan pendapat Rasyid Ridha mengatakan bahwasanya dalam penentuan sebuah waktu, maka seorang yang alim (Ulama’) lebih mudahnya secara hisab.
Dikutip dari Kompas.com, astronom amatir, Marufin Sudibyo menyebutkan bahwa hilal dinyatakan secara tekstual dalam sabda Nabi SAW:
“Berpuasalah (dan berhari raya) karena melihat hilal. Jika tidak terlihat maka genapkanlah.”
Dengan landasan itu, maka rukyatul hilal (observasi hilal) dipahami sebagai ibadah.
Selain menentukan awal bulan kalender Hijriyyah, hilal juga menentukan awal dua hari raya.
“Meski di sini ada sedikit perbedaan. Lembaga seperti Nahdatul Ulama berpedoman seluruh awal bulan kalender Hijriyyah harus ditentukan oleh terlihat atau tidaknya hilal, maka rukyatul hilal (observasi hilal) digelar setiap awal bulan,” papar Marufin.
Sementara itu, lembaga yang lain berpedoman rukyatul hilal cukup dilakukan hanya pada awal Ramadhan dan dua hari raya.
Sementara di bulan-bulan kalender Hijriyyah lainnya, ditetapkan berdasarkan hisab (perhitungan numerik-astronomik) yang bersandar pada sebuah kriteria yang memuat parameter-parameter minimal posisi Bulan.
“Sementara lembaga seperti Muhammadiyah berpedoman, seluruh awal bulan kalender Hijriyyah ditetapkan dengan cara hisab berdasarkan kriteria tertentu saja,” tambahnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Hilal? Simak Pengertian dan Alasan Mengapa Perlu Melihat Hilal