Penanganan Covid

Sah! MUI Keluarkan Fatwa Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa, Jangan Ragu Divaksin saat Ramadhan

MUI merekomendasi bahwa Pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah Covid-19.

Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com / Ryantono Puji Santoso
Penampakan vaksin Covid-19 buatan perusahaan China, Sinovac yang digunakan untuk vaksinasi di Kota Solo. 

Budi menuturkan, saat ini keberadaan vaksin Covid-19 menjadi rebutan seluruh negara di dunia.

Bahkan dari 100 negara, baru 60 negara saja yang berhasil mendapatkannya.

Menurut Budi, total penduduk dunia sekarang sebanyak 7,8 miliar.

Apabila 72 persen penduduk dunia yang divaksinasi, maka dibutuhkan 11 miliar dosis untuk dua kali vaksinasi.

Sementara, kapasitas produksi vaksin diperkirakan hanya mampu menghasilkan 3 miliar dosis saja.

Inovasi Vaksinasi

Grab dan Good Doctor meluncurkan pusat vaksin pertama di Indonesia dengan pendekatan 3-in-1 yang mencakup layanan Drive-Thru Mobil dan Motor, serta Walk-In.

Hadir Menkes Budi Sadikin, Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro, Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Al- Muktabar, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia Danu Wicaksana hadir dalam acara Peresmian Grab Vaccine 3 in 1 di Exhibition Hall 10 ICE BSD, Banten.

Kegiatan tersebut menargetkan sekitar 5000-8500 sasaran selama 2 hari dan target 2500 per hari untuk lansia, driver ojek online, pengemudi angkutan umum yang dimulai dari tanggal 13-14 Maret 2021.

Dilansir oleh kemkes.go.id, Bambang Brodjonegoro menyampaikan, bahwa saat ini telah banyak inovasi berupa produk atau barang dan hari ini terdapat inovasi dalam pelayanan publik dan itu sangat penting karena berhadapan langsung dengan musuh bersama yaitu Covid-19.

Untuk pelaksanaan vaksinasi ini Grab dan Good Doctor telah mengembangkan sistem dikarenakan target di Banten ini salah satunya adalah lansia.

"Kami akan terus bekerja untuk ekspansi lebih luas lagi sehingga target satu juta vaksinasi bisa tercapai dan mendukung program Pemerintah."

"Di Banten ini memprioritaskan lansia jadi kita melakukan inovasi tambahan yaitu dengan pre-skrining karena kita ketahui dari berbagai aktivitas yang dijalankan diarea, banyak kasus tunda atau batal pada lansia dikarenakan hipertensi dan yang lain," JKelas Danu Wicaksana.

Dalam proses registrasi berbasis teknologi tersebut terjadi proses edukasi juga sehingga persentase batal atau tunda dalam lokasi bisa diminimalisasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved