Berita Karanganyar Terbaru

Saat Ramadhan, Nakes Karanganyar Harapkan Vaksinasi Bisa Digelar Siang Hari, Sesuai Fatwa MUI

Hal ini berdasarkan landasan fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi Covid-19 di saat puasa.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Asep Abdullah Rowi
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI : Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). Kementerian Kesehatan akan mulai mengirimkan SMS kepada penerika vaksin covid-19 mulai Kamis 31 Desember 2020, berikut jadwal suntik vaksin Corona 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar berharap vaksinasi saat Ramdahan tetap bisa dilakukan siang hari.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karanganyar, Nuk Suwarni mengatakan, hal ini berdasarkan landasan fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi Covid-19 di saat puasa.

"Kami berharap bisa dilakukan siang hari, para nakes juga ingin menikmati bulan suci," katanya pada Senin (22/3/2021).

"Bulan Ramadhan hanya setahun sekali masa kita lewatkan, kami juga ingin beribadah," jelasnya.

Meskipun demikian, dia menyerahkan sepenuhnya kebijakan tersebut kepada pemerintah agar bisa dikoordinasikan kembali.

"Kami masih coba tawarkan, opsi ini dengan segala kekurangan dan kelebihan," terangnya.

Vaksin AstraZeneca

Presiden Joko Widodo menginstruksikan vaksin Covid-19 AstraZeneca segera didistribusikan kepada masyarakat luas.

Jokowi memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar vaksinasi AstraZeneca segera menyasar Provinsi Jawa Timur dan provinsi lainnya.

Baca juga: Masyarakat Jangan Khawatir, AstraZeneca Pastikan Vaksin Covid-19 Buatannya Tak Mengandung Babi

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 di Solo : 6 Ribu Pegawai Pemkot Solo Telah Terima Vaksinasi Tahap Dua 

“Tadi saya sudah memerintahkan kepada Menkes untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke Jawa Timur dan ke provinsi-provinsi lain,” kata Presiden Jokowi di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (22/3/2021).

Presiden Jokowi sebelumnya menuturkan telah melakukan pertemuan dengan MUI dan para kyai  di Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengaku membahas penggunaan vaksin AstraZeneca dengan MUI dan Kiai di Jawa Timur.

“Saya sudah bertemu dengan MUI Jawa Timur, sudah bertemu juga dengan para kyai  di Provinsi Jatim, mengenai vaksin Astrazeneca, beliau-beliau menyampaikan bahwa Jatim siap diberi vaksin AstraZeneca dan segera akan digunakan di pondok pesantren-pondok pesantren yang ada di Jatim,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meninjau vaksinasi massal yang diberikan secara gratis kepada masyarakat dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur.

Jokowi mengaku ingin memastikan bahwa masyarakat betul-betul mengikuti program vaksinasi.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved