Berita Persis Solo

Profil Haryanto 'Tommy' Prasetyo, Asisten Pelatih Persis Solo, Dulu Ikut Primavera Baretti di Italia

Haryanto 'Tommy' Prasetyo kini didapuk menduduki kursi asisten pelatih tim Persis Solo menemani pelatih kepala Eko Purdjianto.

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
istimewa
Haryanto 'Tommy' Prasetyo berfoto bersama dengan skuad primavera Baretti. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Haryanto 'Tommy' Prasetyo kini didapuk menduduki kursi asisten pelatih tim Persis Solo menemani pelatih kepala Eko Purdjianto.

Usut punya usut, pria kelahiran 3 April 1978 tersebut ternyata sudah malang melintang di dunia pesepakbolaan nasional. Baik sebagai pemain maupun duduk di kursi kepelatihan.

Pria yang dulu berposisi sebagai Gelandang tersebut merupakan jebolan program PSSI bernama Primavera Baretti di Italia pada tahun 1995. 

Baca juga: Sosok Asisten Pelatih Persis Solo Haryanto Tommy Prasetyo, Ternyata Langsung Dilobi Oleh Kaesang

Baca juga: Gibran Cari Lapangan untuk Persis Solo, Tapi Tak Bisa Dipakai Usai Direnovasi untuk Piala Dunia U-20

Sebelum mengikuti itu, Tommy muda sempat menjadi bagian Diklat Arseto dan Diklat Salatiga. Ia pun pernah masuk dalam skuad Timnas U-16 yang ikut dalam Piala Asia di Teheran, Iran.

Setelahnya dirinya ikut dalam diklat Ragunan dan ikut dalam program Baretti. Karier pria asal Sukoharjo tersebut semakin moncer. 

Ia sempat masuk ke tim junior Pelita Solo sebelum akhirnya dipromosikan ke tim senior Pelita Solo yang kala itu dinahkodai pelatih asal Serbia, Selimir Milosevic. 

Di tim tersebut, dirinya dipertemukan dengan sang kakak, Indriyanto Nugroho. 

Baca juga: Mimpi Persis Solo Naik ke Liga Satu, Pemkot Solo Nyatakan Bantu Kawal dari Jauh: Cari Investor

"Saya sempat menjadi bagian dari Pelita Solo bermain 3 sampai 4 musim kemudian sempat pergi. Kemudian balik lagi satu tahun, 2009 kembali lagi," kata Tommy kepada TribunSolo.com, Senin (29/3/2021).

Level timnas pernah dicecap Tommy.  Ya, dirinya masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia 1999 yang diisi sederet legenda sepak bola nasional. 

Sebut saja Bima Sakti dan Uston Nawawi pernah menjadi tandem Tommy. Ia bahkan bergantian dengan dua sosok tersebut mengawal lini tengah Timnas Indonesia. 

Kualifikasi Piala Asia melawan Kamboja, 30 Oktober 1999 nampaknya menjadi panggung terakhir bagi Tommy. Meski dirinya turut menyumbang satu gol dalam laga itu. 

Baca juga: Potret Cantik Michelle Kuhnle : Resmi PR Persis Solo, Ajak Gadis-gadis Gabung Srikandi Pasoepati

Selama bermain, dirinya dikenal sebagai pemain yang punya akurasi tendangan bagus dan sering memanjakan para striker. 

"Gini - gini pernah bela negara di Sea Games juga. Itu jadi catatan untuk anak saya. Itu bisa jadi cerita bahwa saya pernah bela negara tercinta," ucap Tommy. 

Terakhir, Tommy sempat membela tim Manado United hingga tahun 2011 sebelum akhirnya pensiun sebagai pemain.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved