Breaking News:

Viral Bocah SD Jadi Fotografer Bermodal HP di Semarang, Ternyata Pernah Dibayar Rp 2 Ribu

Pasalnya bocah ini memilih jadi fotografer jalanan ketimbang mengemis di area Kota Lama.

Instagam @astatikbestari
Kaka Fajar Apriliansyah (13) ramai dibicarakan orang karena memilih menjadi seorang fotografer jalanan ketimbang harus menjadi pengemis. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang mengisahkan bocah fotografer jalanan di Semarang menjadi sorotan.

Pasalnya bocah ini memilih jadi fotografer jalanan ketimbang mengemis di area Kota Lama.

Baca juga: Viral Cerita Horor di Hotel Niagara Malang, Manajemen Klarifikasi dan Beberkan Fakta Sebenarnya

Kisah bocah bernama Kaka Fajar (13) ini pertama kali diunggah oleh Astatik Bestari lewat akun TikTok pribadinya, Kamis (25/3/2021).

Saat dihubungi Tribunnews.com, Astatik mengaku telah bertemu dengan Kaka Fajar di destinasi wisata Kota Lama pada Minggu (21/3/2021).

Saat itu, Kaka Fajar tiba-tiba menghampiri Astatik bersama temannya saat asyik berfoto di Kota Lama.

Kaka Fajar lantas memberi saran kepada Astatik untuk mengambil posisi terbaik agar mendapatkan latar foto yang menarik.

"Ibu kalau ingin background fotonya nampak lebih bagus, posisi Ibu di sini," kata Astatik menirukan ucapan siswa kelas 6 SD itu.

Saran itu kemudian direspons oleh rekan Astatik yang meminta Kaka Fajar membantunya untuk memotret menggunakan handphone

"Eh, ayo fotoin kami ya!" ujar rekan Astatik.

Seketika Astatik paham maksud Kaka Fajar untuk mencari konsumen.

"Saya langsung paham, rupanya gaya dia mengarahkan posisi kami saat berfoto adalah cara dia menangkap calon konsumen," ujar Astatik.

Astatik mengaku kagum atas usaha bocah laki-laki yang pandai melihat peluang.

"Benar-benar paham melihat peluang anak," ungkap Astatik.

Baca juga: Viral Fenomena Makam Menggelembung di Padang Pariaman, Ternyata Begini Penjelasan Ahli Geologi

Selain itu, Kaka Fajar juga paham teknik fotografi dan pandai mengarahkan gaya pengguna jasanya.

Ia terlihat bak seorang fotografer profesional.

Astatik menambahkan, penampilan Kaka Fajar terlihat cukup rapi, walau sedikit lusuh karena seharian di jalanan.

Kepada Astatik, Kaka Fajar berkisah pernah menjual koran di pinggir jalan sebelum akhirnya menjadi fotografer jalanan.

Hal ini dilakukan Kaka Fajar untuk membantu perekonomian keluarga.

Ia menjelaskan penghasilannya saat memotret lebih menguntungkan ketimbang berjualan koran.

"Saya dulu penjual koran. Saya lihat jasa moto lebih besar dari jualan koran, jadi saya moto saja," kata dia.

Ternyata, pekerjaan menjadi fotografer jalanan telah dilakoni Kaka Fajar selama dua tahun terakhir.

Dalam sehari, Kaka Fajar mendapatkan penghasilan antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dari tip yang diberikan pengunjung.

Meski demikian, Kaka Fajar pernah mendapatkan tip Rp 2 ribu dari pengunjung.

Ia tidak protes kepada pengunjung sebab tidak mematok berapa tarif menggunakan jasanya.

Bocah yang akan masuk ke SMP hanya mengharapkan bayaran seikhlasnya dari pengunjung.

"Terserah pengunjung mau kasih berapa, dulu pernah dibayar Rp 2 ribu tetap saya terima."

"Kan saya minta bayar seikhlasnya saja, ya dikasih 2 ribu ya saya ikhlas," ujar dia.

Kaka Fajar mengaku, sebagian penghasilannya diberikan kepada orang tua dan adiknya.

Sementara sang ayah bekerja sebagai tukang becak yang sesekali menyambi sebagai driver ojek online.

Saat ini, Kaka Fajar tinggal di Jalan Patriot 08 Kelurahan Purwosari, Semarang Utara dan menjadi fotografer jalanan tanpa ada paksaan orang tua.

Astatik menambahkan, Kaka Fajar sangat bangga dengan profesi yang sudah dijalani dua tahun terakhir ini.

Wanita berusia 44 tahun itu memuji Kaka Fajar tidak berpikiran menjadi pengamen jalanan sama seperti anak-anak seusianya.

"Saya memujinya, kalau profesinya ini lebih baik dari umumnya anak-anak seusianya lakukan, misalnya menjadi pengamen jalanan," terang Astatik.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Fajar Kaka, Bocah SD yang Jadi Fotografer Bermodal HP di Kota Lama, Pernah Dibayar Rp 2 Ribu, 

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved