Breaking News:

Penanganan Covid

Harap Sabar, Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga Baru Mulai Juni 2021, Imbas Embargo India

Siti Nadia Tarmizi menuturkan, perubahan tersebut disebabkan adanya penundaan pengiriman vaksin AstraZeneca imbas embargo India.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI : Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Masyarakat Indonesia diharapkan bersabar terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap ketiga.

Sedianya vaksinasi Covid-19 ini mulai bergulir April, namun bergeser pada Juni 2021.

Adapun penerima vaksin tahap tiga ini adalah masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi,

Baca juga: Marak Netizen Pamer Sertifikat Vaksin Covid-19 di Medsos, Menteri Kominfo Ingatkan Ini

Baca juga: Sambut Vaksinasi Massal, Indonesia Bakal Dapat 30 Juta Bahan Baku Sinovac dalam Waktu Dekat

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menuturkan, perubahan tersebut disebabkan adanya penundaan pengiriman vaksin AstraZeneca imbas embargo India.

"Kalau sesuai juknis penanggulangan covid per tanggal 18 Februari maka untuk tahap ketiga akan dimulai Mei tetapi karena di bulan April penundaan pengiriman AstraZeneca maka kemungkinan kita akan mulai pada bulan Juni," terang Nadia melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 AstraZeneca di Mabes TNI yang dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan (Puskes) TNI dan diberikan kepada PNS Unit Organisasi Mabes TNI dengan target 2.850 vaksin, bertempat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 130.000 vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diberikan oleh Pemerintah melalui Menteri Kesehatan, yang akan didistribusikan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI di 10 Provinsi Indonesia. Tribunnews/HO/Puspen TNI
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 AstraZeneca di Mabes TNI yang dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan (Puskes) TNI dan diberikan kepada PNS Unit Organisasi Mabes TNI dengan target 2.850 vaksin, bertempat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 130.000 vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diberikan oleh Pemerintah melalui Menteri Kesehatan, yang akan didistribusikan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI di 10 Provinsi Indonesia. Tribunnews/HO/Puspen TNI (Tribunnews/HO/Puspen TNI)

"Tapi ini masih kemungkinan kita lihat ketersediaan vaksin," lanjut dia.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Reni Rondonuwu mengatakan, fokus pemerintah saat ini menuntaskan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan kedua yakni petugas kesehatan, lansia, dan petugas pelayanan publik yang ditargetkan selesai Juni.

Khusus untuk cakupan vaksinasi kelompok lansia masih jauh dari harapan, padahal lansia merupakan kelompok yang rentan terpapar virus corona.

Dari total sasaran sebanyak 21,6 juta lansia, per tanggal 30 Maret 2021 jumlah lansia yang telah disuntik vaksin baru sekitar 1,5 juta orang. (Rina Ayu)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Imbas Embargo India, Pengiriman Vaksin Tertunda, Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga Mulai Juni 2021

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved