Berita Klaten Terbaru
Ibadah Paskah di Klaten Boleh Tatap Muka: Digelar Terbatas Jemaat Bawa Kartu Khusus & Pakai Barcode
Beberapa Gereja di Klaten melaksanakan ibadah Paskah secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat, Jumat (2/4/2021).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Beberapa Gereja di Klaten melaksanakan ibadah Paskah secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat, Jumat (2/4/2021).
Baca juga: Daftar 14 Gereja di Solo yang Gelar Ibadah Kamis Putih Hari Ini, Penjagaan Diperketat
Gereja yang melaksanakan ibadah tatap muka yakni Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Klaten di Kecamatan Klaten Tengah.
Pengurus Majelis Gereja Pantekosta Klaten, Agus Prasetyo mengatakan, walaupun menggelar ibadah tatap muka, namun mereka tetap menggunakan pembatasan jemaat yakni hanya 30 orang.
Baca juga: Perketat Pengamanan Gereja, Panitia Ubah Sistem Sampai Tiga Kali, Waspada Aksi Terorisme
Baca juga: 31 Gereja di Klaten Dijaga Ratusan Personel Gabungan, Turunkan 3 Anjing Pelacak
"Puji Tuhan, kami bisa melakukan ibadah Jumat Agung dan Paskah dengan tatap muka meski hanya terbatas 30 orang," kata Agus saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (2/4/2021).
Jemaat yang masuk sudah diberikan kartu khusus.
Jadi, tidak bisa sembarang orang masuk ke dalam Gereja.
"Nantinya jemaat diberikan kartu yang dimana itu peruntukan untuk dapat beribadah di sini, " ucap Agus.
Panitia juga menyediakan libe streaming untuk jemaat yang melaksanakan ibadah dari rumah.
Baca juga: Antisipasi Teror Jelang Paskah, Puluhan Gereja di Kota Solo Bakal Dijaga Ketat, Ada Kopassus
Sementara itu, Satgas Liturgi Gereja Santa Maria Assumpta Klaten, Agustina Endang Kristiarini menjelaskan, pelaksanaan ibadah tatap muka di Gereja mereka juga dengan protokol ketat.
Mereka yang mau mengikuti misa harus mendaftar terlebih dahulu.
Dalam pekan suci ini Gereja telah menggelar 18 misa.
"Sejauh kini, pelaksanaan misa berjalan aman dan lancar," ucap Agustina.
Kemudian, dalam jemaat gereja akan mengikuti misa, harus mendaftar dahulu.
Setelah jemaat tersebut mendaftar, nantinya jemaat tersebut akan mendapatkan barcode.
Baca juga: Antisipasi Teror Jelang Paskah, Puluhan Gereja di Kota Solo Bakal Dijaga Ketat, Ada Kopassus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bangku-bangku-jemaat-di-gpdi.jpg)