Berita Solo Terbaru

Catat ! Mudik ke Solo Harus Bawa Surat Sehat, Nekat Kucing-Kucingan Pasti Dijemput Satgas Covid-19

Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan Pemkot akan kembali mengaktifkan Solo Technopark sebagai rumah karantina.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
(KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)
ILUSTRASI MUDIK : Pemudik masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/7/2016). Warga pendatang di Jakarta mulai mudik ke kampung halaman dengan menggunakan kereta api ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Antisipasi momen mudik Lebaran 2021 mulai dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Rumah karantina pemudik menjadi satu diantaranya yang dipersiapkan.

Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan Pemkot akan kembali mengaktifkan Solo Technopark sebagai rumah karantina.

"Itu kita maksimalkan. Kapasitasnya bisa menampung 200 orang," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (5/3/2021).

Waktu pengaktifan kembali Solo Technopark sebagai lokasi karantina pemudik masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

Artinya, Solo Technopark kemungkinan mulai mengkarantina pemudik per 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021.

Baca juga: Kebaikan Sri Wahyuni di Sragen : Jual Soto Sangat Murah Rp 1.000, Bahkan Setiap Jumat Gratis

Baca juga: Yakin Nekat Mudik ke Sukoharjo? Petugas Gelar Penyekatan & Masukkan Pemudik ke Asrama Haji Donohudan

Sementara, Dalem Joyokusuman dan Priyosuhartan masih belum diaktifkan sebagai rumah karantina.

Dalem Joyokusuman, misalnya, rencananya akan dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan kebudayaan Kota Solo.

Ahyani mengatakan Jogo Tonggo juga akan dioptimalkan saat momen mudik lebaran tiba.

Itu digunakan untuk menyaring pemudik yang kucing-kucingan dengan petugas dan ngeyel tidak mau dikarantina terlebih dulu di Solo Technopark.

"Pemudik harus membawa surat keterangan sehat atau hasil uji swab. Kita maksimalkan jogo tonggo. Kalau ada (yang bandel) langsung dijemput," katanya.

Dimasukkan ke Asrama Haji

Tak hanya penyekatan, Pemkab Sukoharjo bakal menggiring pemudik karantina di Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali.

Kebijakan tersebut merupakan turunan dari larangan mudik yang sudah diputuskan oleh pemerintah pusat guna mengantisipasi ledakan kasus Covid-19.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved