Breaking News:

Tips Puasa Ramadhan untuk Penderita Maag, Hindari Beberapa Makanan Berikut Ini saat Sahur

Menjalani ibadah puasa saat sakit maag terkadang menyiksa dan membuat tak fokus menjalani hari.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Net
Ilustrasi - Maag 

TRIBUNSOLO.COM - Sakit maag menjadi bagi sebagian orang saat puasa.

Menjalani ibadah puasa saat sakit maag terkadang menyiksa dan membuat tak fokus menjalani hari.

Baca juga: Hari Kedua Ramadan 2021, Harga Daging Ayam di Karanganyar Tembus Rp 40 Ribu per Kilogram

Berikut TribunWow.com rangkum panduan untuk menjalani ibadah puasa bagi kamu yang menderita penyakit maag:

Usahakan selalu sahur

Datangnya maag saat sedang berpuasa bisa dicegah dengan cara selalu mengusahakan untuk menyantap sahur.
Jangan membiasakan diri untuk berpuasa tanpa sahur. Satu atau dua kali tidak sahur mungkin masih bisa ditolerir.

Namun, jika kamu terus-menerus tidak sahur, risiko mengalami maag saat puasa kamu akan semakin tinggi.

Maag biasanya kambuh di siang hari dari pukul 10 pagi hingga pukul 12 siang.

Usahakan untuk menghindari makanan yang berisiko meningkatkan maag kamu kambuh pada saat santap sahur.

maag muntah
(net)

 

Hindari makanan yang dapat meningkatkan asam lambung seperti cokelat, makanan berlemak atau gorengan, dan buah-buahan yang mengandung asam seperti jeruk, lemon, tomat dan lainnya.

Hindari makanan yang dapat merusak dinding lambung seperti cuka, merica, makanan pedas, dan bumbu yang merangsang.

Dikutip TribunWow.com dari hellosehat.com, para dokter di University of Maryland Medical Center merekomendasikan agar para pengidap gastritis (maag) menghindari makanan olahan yang mengandung gula (selain lemak trans).

Mi dan pasta merupakan contoh makanan olahan yang bisa mengiritasi selaput lambung.

Makanan pedas semacam cabai rawit, mustard, dan saus sambal yang juga dapat memperburuk gejala gastritis.

Baca juga: Ramadan 2021, Warga Solo Buru Kurma, Persiapan untuk Takjil Berbuka Puasa

Berbuka tepat waktu

Berbuka puasa tepat waktu sangat penting untuk mencegah maag kamu kambuh, jangan membiasakan menunda-nunda waktu berbuka puasa.

Hindari pula minuman berbuka puasa yang mengandung kafein.

Konsumsi makanan yang kaya serat saat sahur

Pastikan saat sahur, kamu mengonsumsi makanan yang kaya akan serat.

Serat banyak ditemukan pada buah, sayur, kacang-kacangan, beras, agar-agar, dan gandum.

Makanan yang kaya akan serat biasanya mengandung karbohidrat kompleks.

Karbohidrat jenis ini membutuhkan waktu yang lambat untuk diserap ke dalam sistem tubuh.

Makanan kaya serat ini dapat memperlambat pengosongan lambung.

Jika lambung penderita maag kosong, asam lambung kamu dapat mengiritasi dinding lambung dan mengakibatkan rasa perih.

Hal ini dapat meningkatkan risiko maag kambuh saat puasa.

Jangan langsung makan dalam porsi besar saat berbuka atau sahur, dan jangan menunda berbuka.

Jangan langsung tidur setelah makan sahur atau makan malam, karena hal ini dapat meningkatkan risiko asam lambung naik atau GERD.

Hindari obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung, seperti obat anti nyeri non-steroid.

Alkohol bisa menyebabkan pelemahan klep antara lambung dan kerongkongan sehingga meningkatkan risiko asam lambung naik.

Merokok meningkatkan risiko maag dan ulkus peptik, maka bulan Ramadan merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk berhenti merokok.

ilustrasi
ilustrasi (IST)

Hindari stress, stress dapat menyebabkan peningkatan asam lambung.

(TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TribunWow dengan judul: Panduan Jalani Puasa Ramadan Bagi Penderita Maag

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved