Berita Solo Terbaru
Es Ketel Alam Ghoib di Mangkunegaran Solo Rp 4000, Ada Menu Es Genderuwo
Pedagang es di Jalan Kartini, kawasan Mangkunegaran, Solo ini tergolong unik. Sebab, nama yang dia pakai bukan pada umumnya.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO- Pedagang es di Jalan Kartini, kawasan Mangkunegaran, Solo ini tergolong unik.
Sebab, nama yang dia pakai bukan pada umumnya seperti es buah atau semacamnya.
Nama yang digunakan ada nama hantu di Indonesia seperti Genderuwo dan lain sebagainya.
Baca juga: Pasutri Pakai Kostum Superhero Bagikan Takjil di Solo Baru, Kaget Masih Temui Ada yang Tak Bermasker
Baca juga: Tiap Ramadan, Pembeli Rela Antre Demi Beli Takjil Kroket di Manahan ini, Sudah Jualan 25 Tahun
Adalah Fera, penjual es Ketel Alam Ghoib yang mangkal di kawasan tersebut sambil menunggu pelanggan mencari takjil.
Namun, isi es jualan Fera ini bukan berasal dari alam ghoib. Bahan-bahan yang digunakan tetap sama seperti susu, buah, dan sirup.
"Baru buka tiga bulan lalu," kata Fera ditemui TribunSolo.com, Minggu (18/4/2021).
Walaupun baru buka, antusias masyarakat terlihat besar.
Apalagi saat mencari takjil untuk buka puasa.
Baca juga: Buka Puasa Perdana di Solo, Pencari Takjil Serbu Kuliner Manahan Solo : Banyak Pilihan, Jadi Bingung
Fera mengatakan, Es Ketel ini merupakan usaha keluarga yang mereka buat sistem franchise.
"Ada empat cabang di Solo, semua dikelola keluarga," kata dia.
Sementara itu, soal nama yang dia pakai adalah untuk menarik perhatian, agar pembeli tertarik.
"Es ketel sendiri berarti teko tapi tekonya kebetulan belum ada, untuk menu yang namanya nya aneh-aneh ini inisiatif saja," ujarnya.
"Kan orang-orang zaman sekarng kalau tidak aneh gak bakal dilirik jadi dibuat unik saja biar penasaran," tambahnya.
Pada momen ramadan seperti ini dua bisa menjual 100 sampai 150 es ketel.
Baca juga: Ramadan 2021, Warga Solo Buru Kurma, Persiapan untuk Takjil Berbuka Puasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pedagang-es-di-jalan-kartini.jpg)