Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Nasib Pria Sukoharjo Dadanya Tertembus Pagar : Operasi Lancar, Ada Bekas Darah di Besi Mata Tombak

Pria asal Kabupaten Sukoharjo Muhammad Hasan yang dadanya tertembus besi pagar mirip mata tombak sudah dioperasi.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Kolose penampakan hasil rontgen dan besi sepanjang 10 cm berbentuk seperti mata tombak menembus dada Muhammad Hasan di Dukuh Mojotegalan RT 02 RW 01, Kelurahan Joho, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo. 

"Istrinya sekarang ibu rumah tangga," ucap dia.

Istrinya Kaget

Bak tersambar petir di siang bolong, istri Muhammad Hasan (25) dibikin kaget dengan peristiwa mengerikan yang menimpa suaminya, Jumat (16/4/2021).

Saudara korban, Alif Irfansyah (22) mengungkapkan istri Hasan saat kejadian berada di dalam rumah.

"Istrinya sedang memandikan anaknya yang masih berumur 3 bulan," ungkap Alif kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/4/2021).

Istri Hasan, sambung Alif, sempat menengok dari lantai dua rumahnya setelah mendengar teriakan suaminya.

"Istrinya berusaha tegar, menahan tangis saat pertama kali tahu," ucap dia.

Baca juga: Kronologi Pria Sukoharjo Dadanya Tertembus Besi Mata Tombak : Darah Tak Menetes, Keluarga Histeris

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Prambanan Klaten : Sopir Avanza Silver Banting Kiri, Menghantam Pemotor

Meski begitu, air mata kesedihan istri Hasan tidak terbendung juga.

Itu terjadi saat dirinya bercerita dengan anggota keluarganya tentang kejadian nahas yang menimpa Hasan.

"Dia kira - kira sempat bilang, 'Ya pie (mau gimana), aku ora iso (tidak bisa) apa-apa'," ujar Alif.

Saat ini, Hasan tengah menjalani perawaran di RSUD Dr Moewardi Solo pasca operasi benda solid di organ.

Operasi tersebut dilakukan Sabtu (16/4/2021) pukul 04.00 WIB.

Kronologi Kejadian

Keluarga dikagetkan dengan kejadian mengerikan yang dialami Muhammad Hasan menjelang berbuka puasa, Jumat (15/4/2021) pukul 17.00 WIB.

Tubuh pria 25 tahun itu ditemukan tertembus di pucuk pagar rumah yang berbentuk menyerupai mata tombak.

Saudara korban, Alif Irfansyah (22) mengungkapkan Hasan sempat mengganti lampu penerangan jalan dari lantai dua rumahnya.

Seusai lampu diganti, warga Dukuh Mojotegalan RT 02 RW 01, Kelurahan Joho, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo tersebut membersihkan tanaman liar yang tak jauh dari sana.

Nahas, ketika membersihkan tanaman liar, tembok yang disandarkan Hasan jebol tak kuat menahan beban tubuh korban.

Kolose kondisi Muhammad Hasan (26) dadanya tertembus besi seperti anak tombak cukup besar di Dukuh Mojotegalan RT 02 RW 01, Kelurahan Joho, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Jumat (15/4/2021) pukul 17.00 WIB. Penampakan rontgen yang bersarang di dada Hasan.
Kolose kondisi Muhammad Hasan (25) dadanya tertembus besi seperti mata tombak cukup besar di Dukuh Mojotegalan RT 02 RW 01, Kelurahan Joho, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Jumat (15/4/2021) pukul 17.00 WIB. Penampakan rontgen yang bersarang di dada Hasan. (TribunSolo.com/Istimewa)

"Hasan terpeleset, terperosok ke bawah," kata Alif kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/4/2021).

Hasan sempat memegang tanaman liar yang menjuntai dari lantai dua rumahnya. Namun, itu tak bertahan lama.

"Akhirnya jatuh dan tertusuk pagar di bagian pahanya," kata Alif.

Akibat kejadian itu, dua pucuk pagar yang berbentuk seperti mata tombak mengenai tubuh Hasan.

Hasan sempat berteriak kencang 'Aaa' hingga mengagetkan anggota keluarganya.

Baca juga: Insiden Mengerikan di Sukoharjo, Pemuda Jatuh dari Lantai 2,Dada Tertembus Besi Seperti Mata Tombak

Baca juga: Kecelakaan Maut di Prambanan Klaten : Avanza Silver Hantam Pemotor, Sempat Terseret Beberapa Meter

Saudara - saudaranya kemudian datang ke lokasi kejadian dan berusaha mengevakuasi Hasan.

Saat berhasil dievakuasi, sebuah pucuk pagar sepanjang 10 sentimeter menembus paha kanan Hasan sementara satunya sudah terlepas dengan bercak darah.

"Itu (pucuk pagar) kemudian masuk hingga ke bagian dada, belakang tulang rusak. Tidak ada darah yang mengalit saat kejadian," ucap Alif.

"Hasan saat itu juga masih dalam kondisi sadar," tambahnya.

Namun susana mencekam karena besi seperti mata tombak sudah menembus dada pemuda itu meski darah tak tampak bercucuran.

Keluarga kemudian memanggil ambulans untuk membawanya ke Rumah Sakit Ir Soekarno Sukoharjo.

Dalam ambulans, Hasan ditemani seorang anggota keluarganya sementara dua orang lainnya mengikuti dari belakang pakai sepeda motor.

Sesampainya di rumah sakit, Hasan sempat berjalan 100 meter dengan dibopong dua orang saudranya hingga ke IGD.

"Saat jalan kondisinya masih sadar, tapi badannya sudah lemas. Ada dua orang yang membantunya berjalan," ujar Alif.

Hasan kemudian langsung diobservasi pihak rumah sakit. Dari hasil observasi, Hasan harus menjalani operasi benda solid diorgam.

Pihak rumah sakit menyarankan Hasan dirujuk ke Rumah Sakit Dr Moewardi untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal.

Baca juga: Tak Hanya Antigen, Mulai 29 April Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo Bisa Pilih Tes GeNose

Baca juga: Pendangkalan Kali Langsur Bikin Banjir,400 Hektare Sawah di Kecamatan Sukoharjo Terancam Gagal Panen

"Kemudian Hasan dirujuk ke rumah sakit itu sekira pukul 21.30 WIB," kata Alif.

Sesampainya di sana, Hasan kemudian langsung dibawa ke ruangan yang telah disediakan sembari menunggu jadwal operasi.

Bahkan sempat menjalani rontgen sehingga terlihat potongan besi berbentuk mata tombak cukup besar bersarang di dada Hasan.

"Masuk ke ruang operasi pukul 04.00 WIB dan operasi baru selesai pukul 10.00 WIB. Sampai sekarang belum sadar," ucap dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved