Bursa Capres 2024

Bela Anies Baswedan, Eks Relawan Prabowo Solo Raya Mudrick : Pencitraan Itu Jika Masuk Gorong-gorong

ehadiran Anies Baswedan dengan 'senyap' di kandang banteng Solo Raya tepatnya di Kabupaten Sragen dinilai bukan sebagai suatu pencitraan.

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunnews/TribunSolo.com
Kolose Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Eks Koordinator Relawan Prabowo - Sandi Solo Raya, Mudrick SM Sangidoe. 

Bahkan Gubernur DKI Jakarta itu foto dengan latar belakang poster bermuatan politis tersebut.

Pengamat Psikologi Politik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Moh Abdul Hakim menerangkan, jika kota besar Anies harus diakui belum diterima secara politik oleh warga nahdliyin Jawa Timur dan pemilih nasionalis di Jawa Tengah.

Anies Baswedan dan pengusaha beras Billy Haryanto, di Sragen, Minggu (25/4/2021).
Anies Baswedan dan pengusaha beras Billy Haryanto, di Sragen, Minggu (25/4/2021). (Istimewa)

Baca juga: Ada Posko Pemenangan Anies untuk Pilpres 2024 di Sragen, Bagaimana Sikap PKS Solo, Ikut Dukung?

Baca juga: Anies Baswedan Bermanuver di Solo Raya untuk Pilpres 2024, Demokrat Sragen: Sah-sah Saja  

"Dukungan Pak Billy seolah menjadi opening salvo atau tembakan pembuka Anies untuk merebut hati pemilih nasionalis di kandang banteng, yaitu Jawa tengah, khususnya daerah Solo Raya," terang dia kepada TribunSolo.com, Senin (26/4/2021).

"Dan, saya kira itu strategi untuk memecah suara pemilih nasionalis, bahwa tidak semua pendukung Jokowi selalu sejalan dengan PDIP," tambahnya. 

Meskipun secara fakta politik, sosok di balik itu yakni Billy pernah mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI, Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 dan Gibran di Pilkada 2020.

Menurutnya, dukungan itu memperlihatkan cairnya garis politik di kalangan pemilih nasionalis. 

"Hal ini tidak terlepas dari klaim semua calon presiden yang mengusung agenda politik kebangsaan, termasuk Anies," kata dia.

"Tapi diantara nama-nama capres yang muncul, Anies adalah sosok yang dikenal paling dekat dengan para pemilih kalangan Islam-ideologis," tambahnya. 

Karakter pemilih tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi Anies dengan tidak mudahnya mereka berganti pilihan. 

Ditambah dengan dukungan Billy, itu bisa melebarkan pengaruh Anies di antara para pemilih nasionalis, termasuk basis pendukung Jokowi. 

"Di kalangan pengusaha, pilihan politik umumnya besifat pragmatis. Pilihan Pak Billy mendukung Anies tentu sudah didasari perhitungan untung rugi," ucap Hakim. 

Perhitungan tersebut berkaitan juga soal Solo Raya yang dikenal sebagai kandang banteng serta salah satu penentu kemenangan Pilpres di samping Jawa Tengah.

Ditambah, pengaruh Anies yang belum kuat di wilayah tersebut. 

Baca juga: Viral Pengusaha Cupang Asal Solo Bawa Kabur Uang Rp 300 Juta, Begini Cerita dari Pelapor

"Sosok yang diajukan PDI Perjuangan dalam Pilpres 2024 sampai saat ini belum ditentukan," aku dia.

Meskipun ada sosok Ganjar Pranowo yang digadang-gadang bakal menjadi rival terberat Anies disamping Ridwan Kamil. 

"Pilpres 2024 adalah pertarungan elektoral terbuka, karena tidak ada kandidat incumbent," ucap dia. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved