Kabar Terbaru Klaster Piknik Boyolali, selain Kampung Masih Lockdown : 19 Warga Positif Covid-19

Hasil tracking 51 orang dari Klaster Piknik di Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, sudah keluar.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
ILUSTRASI : Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di sebuah kantor swasta kawasan Kelurahan Tipes, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Senin (19/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Hasil tracking 51 orang dari Klaster Piknik di Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, sudah keluar.

Dari 51 orang yang sudah di-swab, 19 orang dilaporkan terkonfimasi positif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Camat Ampel Dwi Sudarto kepada TribunSolo.com Jum'at (30/4/2021).

" Hasil dari 51 warga kami yang sudah dilakukan uji swab, ada 19 orang yang positif Covid-19," ucap Dwi, 

Dwi mengatakan hasil pemeriksaan medis yang sudah keluar tersebut, diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri.

Baca juga: Update Klaster Piknik di Ampel Boyolali : 1 Orang Pembawa Virus Meninggal, Kampung Masih Lockdown

Baca juga: BREAKING NEWS : Positif Covid-19, 1 Warga Ampel Boyolali Meninggal Dunia, Sempat Piknik ke Jogja

Selain itu, mereka juga masih menunggu hasil swab evaluasi yang dilakukan Selasa (27/4/2021).

Adapun swab evaluasi sendiri lantaran mereka sudah melakukan isolasi mandiri sekitar 10 hari.

" Yang ikut swab evaluasi ada 14 orang dan hasilnya belum keluar, sisannya tidak ikut karena masih anak-anak," ujar Dwi.

Jika hasil swab evaluasi mereka dinyatakan negatif, mereka bisa menjalani aktifitas seperti biasa.

" Namun hasil dari mereka masih positif, makan mereka tetap jalani isolasi mandiri," pungkas.

KAMPUNG LOCKODOWN

Imbas puluhan orang terpapar virus Corona, kampung di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali masih lockdown.

Pantauan TribunSolo.com Sabtu (24/4/2021), sejumlah jalan masuk kampung masih diportal dan dipasang poster peringatan jalan ditutup.

Bahkan sejumlah anggota perlindungan masyarakat (Linmas) berjaga-jaga di kawasan pintu masuk kampung.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved