Breaking News:

6 Fakta Perempuan di Yogyakarta Berikan Sate Beracun, Cinta Ditolak Sianida Bertindak

Kasus seorang anak tukang ojek online (Ojol) yang meninggal dunia usai makan sate beracun menemuni titik terang.

(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus seorang anak tukang ojek online (Ojol) yang meninggal dunia usai makan sate beracun menemuni titik terang.

Pelaku yang mengirimkan sate beracun itu diketahui bernama NA (25).

Sate tersebut sudah dicampur Kalium Sianida (KCN), dan akan dikirmkan tersangka untuk seseorang bernama T yang tinggal di Bantul.

Namun sayang, sate itu justru disantap keluarga Bandiman yang menewaskan NFP, putra keduanya.

Hal ini lantaran T merasa tidak kenal dengan nama pengirim, yang disamarkan menjadi Hamid .

Paket sate itu pun dibawa pulang Bandiman ke rumah untuk berbuka puasa.

Berikut 6 Fakta yang Kasus Sate Beracun:

1. Sudah merencanakan mencampuri KCN ke bumbu sate sejak tiga bulan lalu

Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus Paket Sate Bakar di Bantul (kiri) | Bandiman pengemudi Ojol yang anaknya jadi korban
Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus Paket Sate Bakar di Bantul (kiri) | Bandiman pengemudi Ojol yang anaknya jadi korban (Tribunjogja.com | Dok Polsek Sewon)

Cinta ditolak, sianida bertindak.

NA telah memiliki pikiran untuk menyakiti T sejak tiga bulan lalu, terhitung di awal tahun 2021 setelah dirinya tahu T malah menikah dengan orang lain.

Halaman
1234
Editor: Agil Tri
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved