Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Kisah Warga Makamhaji Beli Mobil Jenazah untuk Dipakai Pribadi, Suara Tangisan dari Mobil Jadi Viral

Lilik, warga Kampung  Gantungan, Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo membeli mobil jenazah untuk jadi mobil pribadi. Kisah mistis pun jadi viral.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad
Mobil jenazah yang dibeli Lilik, warga Kampung Gantungan, Makamhaji, Kartasura Sukoharjo. Jadi kisah viral di media sosial. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Punya nyali untuk membeli sebuah mobil jenazah lalu dipakai untuk mobil pribadi? 

Lilik, seorang  warga Kampung  Gantungan, Kelurahan Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo benar-benar melakukan hal tersebut : membeli mobil jenazah.

Baca juga: Viral Kurir Ditodong Pistol oleh Pembeli yang Tolak Bayar COD, Begini Kronologi dari Si Kurir

Mobil Jenazah itu dibelinya dari Kelurahan Sondakan.

Adalah Lilik Eswyanto (41), seorang pria asal RT 04 RW 04 Kampung Gantung, Kelurahan Makam Haji Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. 

Lilik yang dikenal sebagai seorang tunarungu ini membeli mobil jenazah kuno itu pada bulan April yang lalu.

Mobil jenazah itu adalah sebuah Kijang lawas (dikenal sebagai Kijang Doyok) tahun 1970-an.

Kondisinya masih lengkap, bahkan di bagian buritan masih ada keranda untuk membawa jenazah.

Soal pembelian mobil jenazah ini dikisahkan oleh Ayah Lilik, Tukimin (64).

“Ya belum lama, belum sampai sebulan, ada lah dua atau tiga minggu anak saya beli,” kata Tukimin kepada TribunSolo.com, Selasa (4/5/2021).

Mobil jenazah yang dibeli Lilik, warga Makamhaji Kartasura Sukoharjo.
Tukimin dan mobil jenazah yang dibeli anaknya, Lilik, warga Makamhaji Kartasura Sukoharjo. (TribunSolo.com/Azhfar Muhammad)

Tukimin mengatakan dirinya kaget ketika melihat mobilnya sudah terparkir di depan rumahnya.

“Awalnya yah tidak mengerti anak saya yang tiba-tiba beli dari temannya, apa tidak takut membeli mobil jenazah?,” ujarnya.

Tukimin menyebut, anaknya ingin memanfaatkannya sebagai mobil pribadi. 

“Itu (mobil jenazah) dibeli lengkap, masih ada sirine, lampu, keranda, mesin nya masih bagus, bahkan masih bertuliskan mobil jenazah,” papar Tukimin. 

Menurutnya, anaknya selama membeli mobil jenazah tersebut belum pernah mendengar atau merasakan hal aneh. 

“Ya anak saya kan tuli, jadi tidak pernah ada mendengar hal aneh, tapi ada beberapa warga yang mengeluhkan katanya ada suara misterius dan ada isinya (hantu),” ujarnya. 

Sebagai catatan dirinya membeli mobil tersebut seharga Rp 8 Juta. 

Lilik bersama sang ayah kemudian merapikan dan meremajakan mobil tersebut. 

“Mobil saat ini sedang dilakukan perbaikan, mulai tulisannya mobil jenazah dihapus, jok-nya diperbaiki, mesin dan sparepart nya dibengkel dan tempat bensin lagi dibersihkan,” ungkapnya.

Bikin Heboh Warga

Pembelian mobil jenazah ini pun sempat ramai di kampung tempat Lilik tinggal.

Bahkan, kisahnya jadi viral setelah berhembus dari satu netizen ke netizen di media sosial.

Menurut Tukimin, warga sekitar kampung Gantungan banyak yang berdatangan melihat mobil jenazah yang terparkir di bahu jalan.

“Banyak yang bertanya juga, dan sempat banyak warga sekitar yang ketakutan disini,” ujarnya. 

“Tapi dari mereka hanya sekedar takut tidak ada yang mendengar langsung, tapi pernah katanya ada anak kecil yang punya indera ke-6 melihat ada dua wanita di dalam mobil,” tambahnya.

Tukimin juga menceritakan, sebelumnya di Sondakan, Sriwaru, ada warga yang mengaku dengar suara tangisan.

Tukimin kemudian dapat saran dari salah satu teman Lilik, agar membakar keranda mayatnya, bila memang ada fenomena-fenomena mistis. 

“Kemarin saya sudah bakar dan saat pembakaran keranda sempat susah menyala api di kayu tersebut, akhirnya bisa setelah dibacakan surat Al-Fatihah,” ungkapnya. 

Tak hanya itu, dirinya juga dapat perintah setelah membakar keranda tersebut dengan menyiram air ke mobil jenazah. 

“Ini kemarin ada perintah lagi untuk disiram air Yaasin, katanya masih ada (mistis-nya) dan dilakukan sambil membaca surat Al-Fatihah,” ujarnya sambil menunjukan tulisan perintah tersebut. 

Salah satu warga tetangga Lilik, Winarsih, mengatakan, tidak pernah mendengar apapun. 

“Ya biasa aja awal-awal sempat takut ternyata tidak ada apa-apa, dan saya tidak pernah mendengar hal mistis atau nangis seperti kata orang,” paparnya. 

“Tapi ya saya dengar dari anak kecil yang punya indra keenam dikampung sini, waktu keranda akan dibakar dia lihat 2 wanita cantik duduk di belakang mobil,” kata Winarsih. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved