Berita Sukoharjo Terbaru

Cerita Aneh Mobil Jenazah yang Dibeli Lilik Warga Makamhaji : Mau Bakar Keranda, Api Tak Mau Menyala

Polah tak lazim Lilik (41), warga Kampung  Gantungan, Kelurahan Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo, membeli mobil jenazah, menjadi viral di media sosial

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad
Lilik Eswyanto (41) foto di dekat bekas keranda yang sudah dibongkar dari dalam mobil jenazah yang dibelinya di RT 04 RW 04 Kampung Gantung, Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Polah tak lazim Lilik (41), warga Kampung  Gantungan, Kelurahan Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo, membeli mobil jenazah, menjadi viral di media sosial. 

Adalah Lilik Eswyanto (41), seorang pria asal RT 04 RW 04 Kampung Gantung, Kelurahan Makam Haji Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, membeli mobil jenazah lawas milik Kelurahan Sondakan.

Baca juga: Saat Masih Ada Kerandanya,Warga Merinding & Takut Lihat Mobil Jenazah yang Dibeli Lilik di Makamhaji

Pembelian mobil jenazah ini pun sempat ramai di kampung tempat Lilik tinggal.

Bahkan, kisahnya jadi viral setelah berhembus dari satu netizen ke netizen di media sosial.

Menurut Tukimin, warga sekitar kampung Gantungan banyak yang berdatangan melihat mobil jenazah yang terparkir di bahu jalan.

“Banyak yang bertanya juga, dan sempat banyak warga sekitar yang ketakutan disini,” ujarnya. 

“Tapi dari mereka hanya sekedar takut tidak ada yang mendengar langsung, tapi pernah katanya ada anak kecil yang punya indera ke-6 melihat ada dua wanita di dalam mobil,” tambahnya.

Tukimin juga menceritakan, sebelumnya di Sondakan, Sriwaru, ada warga yang mengaku dengar suara tangisan.

Tukimin kemudian dapat saran dari salah satu teman Lilik, agar membakar keranda mayatnya, bila memang ada fenomena-fenomena mistis. 

“Kemarin saya sudah bakar dan saat pembakaran keranda sempat susah menyala api di kayu tersebut, akhirnya bisa setelah dibacakan surat Al-Fatihah,” ungkapnya. 

Tak hanya itu, dirinya juga dapat perintah setelah membakar keranda tersebut dengan menyiram air ke mobil jenazah. 

“Ini kemarin ada perintah lagi untuk disiram air Yaasin, katanya masih ada (mistis-nya) dan dilakukan sambil membaca surat Al-Fatihah,” ujarnya sambil menunjukan tulisan perintah tersebut. 

Salah satu warga tetangga Lilik, Winarsih, mengatakan, tidak pernah mendengar apapun. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved