Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Hari Kedua Larangan Mudik di Klaten, Belasan Mobil & Bus Harus Putar Balik, karena Isinya Pemudik

Kasubbag Humas Iptu Nahrowi mengatakan selama 2 hari pelaksanaan penyekatan petugas gabungan telah memeriksa ratusan kendaraan.

TribunSolo.com/Istimewa
Polisi memeriksa plat luar kota dan pemudik di Pos Lantas Tangguh Prambanan, Kabupaten Klaten, Jumat (7/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Memasuki hari kedua larangan mudik, ratusan kendaraan yang melewati Pos Lantas Tangguh Prambanan, Kabupaten Klaten diperiksa.

Dari pemeriksaan tersebut ada belasan kendaraan pemudik diminta memutar balik dalam Operasi Ketupat Candi 2021.

Kasubbag Humas Iptu Nahrowi mengatakan selama 2 hari pelaksanaan penyekatan petugas gabungan telah memeriksa ratusan kendaraan.

"Ada 211 kendaraan dengan berbagai jenis," kata dia kepada TribunSolo.com,Jum'at (7/5/2021).

Baca juga: 6 Fakta di Balik Satu Keluarga Mudik Jalan Kaki, Tempuh Jarak 278 Km Selama 6 Hari, Gendong 2 Balita

Baca juga: Anak Sapi di Sragen Hanya Punya 3 Kaki, Pemilik Rela Tidur di Gubuk Dekat Kandang Demi Berikan Susu

Sementara polisi, meminta belasan kendaraan untuk putar balik, salah satunya kendaraan bus.

Karena mereka berpelat nomor luar kota dan diindikasian bakal mudik.

Dia menjelaskan selain operasi penyekatan dilakukan di Pos Lantas Tangguh Prambanan, Klaten, pihaknya juga 2 titik pospam lainnya.

Selain itu, di jalur-jalur alternatif Kabupaten Klaten, akan dilakukan patroli mobile oleh jajaran Polsek dan Koramil.

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para pemudik yang mencoba mengelabui petugas dengan memanfaatkan jalur yang tidak ada pos penyekatan," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved