Breaking News:

Benang Merah Insiden Perahu Maut Kedung Ombo : Nahkoda Masih ABG, Polisi Sebut Ada 2 Kesalahan Fatal

Benang merah petaka perahu maut di Waduk Boyolali mulai terurai satu persatu.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/Agil Tri
Evakuasi korban tenggelam akibat perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Benang merah petaka perahu maut di Waduk Boyolali mulai terurai satu persatu.

Sejumlah fakta ditemukan seusai polisi memeriksa beberapa orang saksi.

Mereka yang diperiksa di antaranya nahkoda perahu.

Adapun nahkoda tersebut diketahui masih berusia remaja.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengungkapkan nahkoda kapal tersebut masih berusia 13 tahun.

"Nahkoda perahu atas nama inisial GH berusia 13 tahun," kata Morry saat meninjau evakuasi di waduk yang berada di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Kronologi Lengkap Tragedi Kedung Ombo Boyolali : Bermula Selfie Penumpang, lalu Perahu Terbalik

Dia menambahkan, ada 2 pelanggaran fatal dalam kasus ini, yakni pelanggaran protokol kesehatan dan pelanggaran protokol keselamatan. 

"Melanggar protokol kesehatan karena penumpang dibiarkan berdesakan. Dan tidak memenuhi 50 persen dari kapasitas perahu," ujarnya.

"Selain itu juga melanggar protokol keselamatan, karena dibiarkan kelebihan muatan," tandasnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved