Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Apindo Solo Sebut Harga Vaksin Gotong Royong Mahal, Apalagi Perusahaan Baru Habis-habisan Bayar THR

Wakil Sekretaris Apindo Solo, Sri Saptono Basuki mengatakan, Apindo menyambut baik dirilisnya vaksin gotong royong. Tapi, harga dinilai mahal.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Aji Bramastra
Istimewa
BPOM menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) alias izin darurat penggunaan vaksin Covid-19 Sinopharm, vaksin yang digunakan untuk vaksin gotong royong. 

“Sebenarnya bisa di-integrasikan, karena kalau tenaga sehat produktif, mereka masih akan menjadi peserta BPJS,” ujarnya.

Pihak Apindo berharap ke depan, program ini bisa dibantu oleh pemerintah untuk beberapa perusahaan.

“Kemarin masyarakat kan sudah ada yang menerima secara gratis, baik umum maupun pekerja BUMN,”

“Harusnya lebih bergandengan dan bersama- sama kita cari upaya terbaik agar terkesan tidak stereotipe,” kata Basuki. (*)

Gibran Sebut Antusiasme Tinggi

Vaksin yang digunakan untuk vaksin gotong royong ini merupakan produksi Sinopharm.

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi Lansia 49 Orang, Gibran Sarankan Go Show, Antisipasi Lansia Tak Paham Online

Baca juga: Guru di Sukabumi yang Lumpuh Usai Divaksin Covid-19 Ingin Ketemu Jokowi: Mau Ucapin Terima Kasih

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait pelaksanaan vaksinasi gotong royong.

Ia mengatakan, itu bakal dilakukan segera dan belum membeberkan waktu pelaksanaannya. 

Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan berkoordinasi dengan beberapa instansi guna menyukseskan vaksinasi tersebut.

"Beberapa sudah koordinasi dengan Pemkot," katanya, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Guru SMAN 1 Cisolok Lumpuh Usai Divaksin, Terasa Mual hingga Lemas Setelah Disuntik

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved