Berita Solo Terbaru

Firasat Keluarga Terkait Meninggalnya GRAy Koes Isbandiyah, Gusti Moeng : Pamit Lewat Mimpi

Keluarga Putri Pakubuwono XII, GRay Koes Isbandiyah atau GKR Retno Dumilah memilki firasat soal kepergiannya.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad Robbani
GKR Wandasari atau yang kerap disapa Gusti Moeng saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (27/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Keluarga Almarhumah Putri Pakubuwono XII, GRay Koes Isbandiyah atau GKR Retno Dumilah memilki firasat soal kepergiannya.

Firasat tersebut dirasakan GKR Wandasari atau yang kerap disapa Gusti Moeng. 

Dia mengatakan, mendapat firasat tentang kematian GRay Koes Isbandiyah. 

Baca juga: Putri PB XIII GRAy Koes Isbandiyah Meninggal Dunia, Hari Ini Dimakamkan di Imogiri Yogyakarta

Baca juga: Putri PB XIII GRAy Koes Isbandiyah Tutup Usia, Diketahui saat Tonton Gerhana Bulan di Lereng Lawu

“Memang dari dulu puasa dia sepertinya sudah punya firasat, dari omongan-omongan sebelumnya,” katanya. 

Saat bulan puasa kemarin, Almarhum GRay Koes Isbandiyah sudah mengeluh karena kecapaian.

“Saya juga masih belum percaya wong kemarin masih gojek gojekan di mobil, sempat makan sop buntut,” ujarnya. 

Gusti Moeng mengatakan, kemarin dirinya bersama 4 keluarga keraton mendampingi GRay Koes Isbandiyah saat berwisata ke Plaosan kawasan kaki Gunung Lawu, Karanganyar.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kabar Duka Keraton Solo, Adik Paku Buwono XIII GRAy Koes Isbandiyah Meninggal Dunia

“Saya tadi pagi mimpi pas pulang dari sini (kerobongan), pas nganterin jenazah mbak Is,” kata Gusti Moeng kepada TribunSolo.com, Kamis  (27/5/2021). 

“Tadi pagi jam 3 saya langsung mandi terus tidur dan dalam mimpi  mbak Is datang ke mimpi saya,” katanya.

Dalam mimpinya Gusti Moeng menceritakan tengah menangisi sang kakak.

“Mbak yuk (mbak Is) ko diajak wisata dan dolan (main) malah sedo (meninggal),” ujarnya. 

“Aku wis seneng ko wis punya omah anyar, kata Almarhum Retno dalam mimpi,” ungkapnya.

Baca juga: Makna Malam Selikuran Keraton Solo, Ada Kirab Tumpeng & Abdi Dalem : Kemuliaan Malam Seribu Bulan

Dalam mimpi Gusti Moeng mengatakan, rumahnya berwarna putih kusennya berwarna ungu muda.

“Dalam mimpi saya dirinya menghadap ke timur membelakangi saya,” katanya. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved