Berita Klaten Terbaru

Viral Kecelakaan Motor Vs Mobil di Jalan Srowot-Wedi Klaten, Ternyata Begini Kronologinya

Sebuah video kecelakaan motor dan mobil viral di media sosial (medsos). Kecelakaan itu terjadi di Jalan Srowot-Wedi.

Tayang:
Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
istimewa @kabar_klaten
Tangkapan layar Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Srowot-Wedi, tepatnya di Dukuh/Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Klaten pada Senin (30/5/2021) sekira pukul 22.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebuah video kecelakaan motor dan mobil viral di media sosial (medsos). 

Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Srowot-Wedi, tepatnya di Dukuh/Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Klaten pada Senin (30/5/2021) sekira pukul 22.00 WIB.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, mobil Nissan Grand Livina berpelat nomor AD 8961 KC yang dikemudikan Alfeto Dinasty (25) asal Dukuh Gambiran, Desa Kalitengah, Wedi Klaten melaju dari arah Srowot ke Wedi.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Maut di Sambungmacan Sragen, Polisi Periksa Sopir Mobil Mazda: Masih Kita Tahan

Baca juga: Ngerinya Kecelakaan Motor Tabrak Bus di Sragen, Motor Rusak Parah hingga Hampir Terbelah Menjadi Dua

Kemudian, dari arah berlawanan ada motor Suzuki Smash berpelat nomor AD 4149 UQ yang dikendarai Yulianto (28) asal Desa Mlese, Gantiwarno, Klaten.

Mendekati lokasi kejadian, sepeda motor berjalan terlalu ke kanan sehingga melewati garis marka.

"Motornya terlalu ke kanan melewati garis marka dan masuk di jalur arah berlawanan sehingga membentur bagian depan Nissan Grand Livina yang berjalan dari arah berlawanan. Maka terjadilah laka lantas," kata Kanit Laka Lantas Polres Klaten, Ipda Subadi, Senin (31/5/2021).

Ia mengatakan, akibat tabrakan itu, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan patah tulang.

Baca juga: Tiga Korban Kecelakaan Maut di Sragen Sudah Dikebumikan, Ibu dan Anak Satu Liang Lahat

"Yang patah bagian jari kanan dan pergelangannya," terangnya.

"Dia dirawat di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten," katanya.

Sementara kondisi sopir mobil selamat.

Kecelakaan di Tol Solo - Semarang

Insiden kecelakaan antara dua truk trailer terjadi di jalan tol KM 502 Jalur B Solo - Semarang, Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Minggu (30/5/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, insiden tersebut bermula saat truk trailer bernopol AG-8913-AH yang bermuatan rokok melaju dari arah Solo ke Semarang.

Truk tersebut melaju di belakang truk trailer bermuatan tiang beton dengan nopol B-9221-UIV. 

Sesampainya di KM 502 Jalur B, truk bermuatan rokok kemudian coba mendahului truk bermuatan tiang beton dari sisi kanan. Saat menyalip, ternyata ada kendaraan lain di jalur yang sama.

Itu membuat pengemudi truk bermuatan rokok membanting stir ke ki kiri dan menabrak truk bermuatan tiang beton sekira pukul 10.00 WIB.

Kondisi Truk Trailer bermuatan rokok ringsek, sedang Truk Trailer bermuatan tiang beton mengalami kerusakan ringan di bagian belakang truk.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Maut di Sambungmacan Sragen, Polisi Periksa Sopir Mobil Mazda: Masih Kita Tahan

Baca juga: Ngerinya Kecelakaan Motor Tabrak Bus di Sragen, Motor Rusak Parah hingga Hampir Terbelah Menjadi Dua

Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Budi Purnomo membenarkan kejadian tersebut.

"Tadi pagi terjadi laka lantas di tol Solo-Semarang, tepatnya di Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, sekitar pukul 10.00 WIB," kata Budi, Minggu (30/5/2021).

Budi menjelaskan terdapat 4 orang yang terlibat kecelakan tersebut.

Budi mengatakan identitas pengemudi Truk Trailer bermuatan rokok bernama Tri Hariono, (45), Warga RT 05/ RW 04, Bopang Semen, Kediri.

Kemudian Ahmad Bagus Prasetyo, (27), sebagai kernet truk tersebut dari Jalan Sumur Pompa RT 06/RW 02, Desa Gabru, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Sedangkan identitas pengemudi Truk Trailer bermuatan tiang beton bernama Taufik (37), warga RT 05/ RW 01 Dukuh Karanggedang, Desa Karanggedang, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. 

"Kondisi kedua pengemudi truk tersebut selamat, sedangkan kernet truk yang bermuatan rokok mengalami luka memar kaki kanan dalam kondisi sadar dan dirawat di RSKU Kartasura," ujar Budi. 

Bocah Meninggal

Di tempat lain, dua warga Pasar Kliwon Kota Solo tertimpa musibah setelah motor yang mereka kendarai ditabrak mobil di Matesih, Karanganyar, Kamis (27/5/2021). 

Keduanya merupakan ayah dan anak.

Motor Honda Vario dengan nomor polisi AD 4505 AX tersebut dikendarai oleh Salim Aryadi (43) yang membonceng putranya, Ibrahimovic (14). 

Adapun mobil Panther bernomor polisi AD 9325 SE yang menabrak dikendarai oleh Tugiyono (40).

Menurut Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Widya S Putri, peristiwa itu terjadi di Jalan Matesih menuju Karanganyar.

Baca juga: Polisi Ogah Buru-buru, Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan yang Bikin 3 Orang Tewas di Sambungmacan

Tepatnya, di Dusun Klumpit Wetan, Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Karanganyar. 

"Pada saat kejadian, kedua kendaraan menuju arah yang sama, yaitu dari arah atas menuju Karanganyar," katanya. 

"Namun nahas, saat di tengah jalan, mobil hendak belok kanan dan secara bersamaan pula dari arah belakang motor menabrak sehingga terjadilah kecelakaan," terangnya. 

Akibat kecelakaan itu, Ibrahimovic yang membonceng motor meninggal di tempat.

Ia mengalami luka di kepala. 

"Ayahnya mengalami luka bahu kanan patah dan saat ini dirawat di RSUD Karanganyar,"

"Penabrak diamankan, namun belum dilakukan pemeriksaan,". 

"Kita masih fokus pada penanganan korban," kata Widya.

Awas Maut di Jalan Raya

Kecelakaan saat berlalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian yang paling banyak terjadi.

Kecelakaan umunnya terjadi karena beberapa hal, salah satunya adalah kesalahan pengemudi yang kurang hati-hati atau tak menerapkan aspek keselamatan berkendara.

Andry Berlianto, Praktisi Defensive Driving dan Defensive Riding Indonesia memberikan 5 tips berkendara aman, agar potensi kecelakaan bisa diminimalisir.

Berikut kiat yang diberikan Andry:

1. Pastikan Kondisi Diri Sehat

Sebelum mengemudi, pastikan kondisi diri dalam keadaan sehat, baik secara fisik maupun mental. 

"Hal ini penting dalam pengambilan keputusan secara aman dan benar demi menghindari potensi kecelakaan di jalan raya," ungkap Andry kepada GridOto.com belum lama ini.

2. Pastikan Kendaraan Layak Jalan

Selain kondisi diri, pastikan juga kendaraan sobat sehat dan layak jalan.

Andry mengatakan, sebelum jalan, pemilik kendaraan dianjurkan untuk mengecek kondisi kendaraannya.

"Pastikan semua fungsi-fungsi pada kendaraan berjalan baik, seperti rem, lampu-lampu, roda, mesin, dan yang lainnya agar tidak lantas menyebabkan masalah di jalan yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas," ungkapnya.

3. Fokus

Menurut Andry, fokus dalam mengemudi adalah salah satu kunci keselamatan.

Hilangnya fokus akan berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalan.

"Mengemudi adalah 100 persen pekerjaan penuh waktu, hindari aktivitas multitasking, perilaku tersebut menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas konsentrasi dapat terpecah dan pengambilan keputusan yang dihasilkan relatif buruk," imbuhnya.

4. Jaga Jarak Kendaraan

Dalam mengemudi, jarak antar-kendaraan harus selalu dijaga untuk menghindari risiko tabrakan.

Sebab, jika jarak antar-kendaraan terlalu dekat, pengemudi tidak akan sempat melakukan tindakan antisipasi, kalau misalnya didepannya ada hal yang tidak terduga.

"Biasakan selalu menjaga jarak antar kendaraan menggunakan batas aman 2 detik, karena pada saat bertemu situasi berbahaya, pengemudi hanya diberi waktu kurang dari 2 detik untuk dapat mengindar," jelasnya.

5. Selalu Gunakan Perangkat Keselamatan

Dalam mengemudi atau berkendara, peranti keselamatan wajib selalu digunakan sebagai pelindung diri.

Untuk pengguna mobil, wajib memakai sabuk pengaman. Sedangkan, pengguna motor harus memakai helm.

"Perangkat keselamatan tersebut dapat mengurangi risiko cedera akibat kecelakaan," tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved