Breaking News:

Berita Seleb

Sinetron Zahra Tuai Kontroversi, Respons Istri Panji Saputra Pemeran Tirta: Ungkap Alasan Pilih Diam

Panji Saputra dikritik karena dianggap kampanyekan poligami terhadap gadis di bawah umur, sang istri buka suara. Ungkap alasannya diam selama ini.

INSTAGRAM/panjiasaputra
Kolase foto Panji Saputra bersama istri aslinya di dunia nyata (kiri) dan potretnya sebagai Pak Tirta di sinetron Suara Hati Istri: Zahra (kanan). 

TRIBUNSOLO.COM - Sinetron Suara Hati Istri: Zahra di Indosiar viral di media sosial dan kini berbuntut panjang.

Sinetron itu menuai beragam komentar pro kontra netizen media sosial.

Bahkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah melakukan langkah tegas.

Baca juga: Perannya sebagai Zahra Diganti, Lea Ciarachel Tulis Kalimat Perpisahan untuk Penonton: See You

Baca juga: Psikolog Buka Suara soal Pemeran Zahra yang Masih di Bawah Umur, Adegan Bisa Bahayakan Mental Aktris

Diketahui, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Mulyo Hadi Purnomo mengaku telah memanggil pihak Indosiar.

Sinetron Suara Hati Istri 'Zahra' belakangan jadi perbincangan karena menjadikan aktris bernama Lea Chiaracel berusia 15 tahun sebagai pemeran istri ketiga.

Di sinetron ini, Lea Ciarachel memang berperan sebagai Zahra istri muda tokoh utama.

Suara Hati Istri: ZAHRA
Suara Hati Istri: ZAHRA (Instagram)

Hasil pemanggilan itu, Mulyo mengatakan, Indosiar berjanji akan mengganti Lea Chiaracel dengan tokoh lainnya untuk menggantikan peran Zahra dalam tiga episode mendatang sinetron tersebut.

“KPI baru saja meminta keterangan dari pihak Indosiar. Pihak Indosiar mengatakan akan mengganti peran Zahra untuk tiga episode berikutnya,” ujar Mulyo saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/5/2021).

Indosiar juga berjanji ke depannya akan berhati-hati untuk memilih pemeran dalam sinetron yang ditayangkannya. Terutama, yang berkaitan dengan tokoh-tokoh yang sudah menikah.

“(Indosiar berjanji bisa) Mengantisipasi kemungkinan adegan-adegan (dalam sinetron) hal yang tidak patut. Tidak patut itu kita bicara regulasi juga karena ada Undang-undang perkawinan bahwa minimal berumur 19 tahun,” kata Mulyo.

Halaman
1234
Penulis: Hanang Yuwono
Editor: Rifatun Nadhiroh
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved