Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Dicari Polisi, Sepasang Muda-mudi yang Berciuman di Kebun Teh Kemuning Karanganyar

Viral di media sosial, video CCTV sepasang muda-mudi yang sedang dimabuk cinta dengan melakukan aksi ciuman di kawasan Kebun Teh Kemuning.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Mardon Widiyanto
TribunSolo.com/Istimewa
Tangkapan adegan sepasang kekasih bercumbu di tengah Kebun Teh Kemuning, Karanganyar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Viral di media sosial, video CCTV sepasang muda-mudi yang sedang dimabuk asmara.

Dalam video tersebut terekam mereka sedang melakukan aksi ciuman di kawasan Kebun Teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Hal ini membuat jagad media sosial Instagram menjadi heboh.

Video sepasang kekasih tersebut sudah direpost beberapa kali oleh sejumlah akun Instagram. Satu diantaranya, akun @ics.infocahsolo.

Unggahan itu dilengkapi caption berikut :

lak dudu kowe tho slur?

Opo malah iki konco mu lur

Kemuning ono cctv ne lho ojo neko² mending jajan pentol

Atas viralnya video sepasang kekasih tersebut, Kasubag Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko angkat bicara. Ia mengatakan pihaknya akan memburu sepasang kekasih tersebut.

"Dilakukan pengumpulan sumber informasi, mencari saksi-saksi dan rekaman CCTV untuk memperjelas identitas," jelasnya kepada TribunSolo.com, Minggu (6/6/2021).

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi senonoh itu.

"Sangat disayangkan akan adanya aksi tersebut di tempat wisata, kita harap tidak terjadi lagi dan sama-sama menjaga," tegasnya. 

Viral Tiktok

Di tempat lain, kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali menyelidiki warga negara asing atau WNA yang terlibat dalam kasus pembuatan video pesta seks yang viral di media sosial TikTok.

WNA yang terlibat dalam kasus ini masih terus dicari dan akan dideportasi jika diketahui masih berada di Indonesia.

Kementerian Hukum dan HAM wilayah Bali akan bekerjasama dengan pihak kepolisisan dan Satpol PP untuk melakukan penelusuran keberadaan pelaku.

Kemenkumham menduga WNA yang terlibat dalam video tersebut bersal dari salah satu negara di Eropa Timur dan Jerman.

Video pesta seks tersebut diduga direkam di salah satu villa yang ada di kawasan Canggu, Badung, Bali. 

Baca juga: Terungkap, Kasus Pelecehan Seksual di Sebuah Masjid di Pangkalpinang Dilakukan Oleh Remaja SMK

Baca juga: Pengakuan Siswi SMP Pemeran dalam Video Setengah Bugil di Tasikmalaya: Ketagihan Seks

Kepala Kementrian Hukum dan HAM wilayah Bali mengatakan dari penelusuran petugas, video diunggah pelaku sejak 17 Mei 2021 lalu dan mulai viral sejak 2 hari terakhir.

Saat ini Kementerian Hukum dan HAM wilayah Bali telah bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Satpol PP untuk melakukan pengejaran pelaku.  

Sementara itu, warga Gianyar Bali resah, video pesta seks yang tersebar di media sosial bisa diakses anak-anak.

Warga juga berharap para pelaku yang terlibat video pesta seks segera ditangkap dan diproses secara hukum.

Baca juga: Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Seksual IRT, Oknum DPRD di NTT Ditetapkan Sebagai Tersangka

WNA Buka Kelas Orgasme

Baru-baru ini media sosial dan juga masyarakat di Bali dihebohkan dengan adanya kelas Yoga yang bertajuk 'Orgasme' yang akan dilaksanakan di Bali.

Acara ini diketahui dilakukan oleh Warga Australia berinisial AB.

Pria ini kemudian diamankan aparat kepolisian setelah hendak mengadakan kelas orgasme di Bali.

AB berencana mengadakan kelas bertajuk "Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat", Sabtu (6/3/2021).

AB memasang tarif USD 500 atau setara Rp 7,2 juta pada setiap peserta, seperti dalam iklan yang tersebar di media sosial.

Polisi telah mengamankan AB terkait kasus ini. 

"Betul mas (diamankan), oleh tim Polda/Polres dipimpin Pak Dirkrimum," kata Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Fakta Dibalik Pesta Seks 6 Anak dan Remaja di Aceh, Mucikari Dapat Bayaran Rp 150 Ribu

Polisi belum menjelaskan rinci terkait kasus ini.

Sementara pihak Imigrasi menyebut, AB diamankan di sebuah vila di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (5/3/2021).

“Tadi sore petugas kami sudah bertemu dengan yang bersangkutan dan paspornya sudah kami ambil, sudah kami tahan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk.

Pihaknya mendapat informasi AB hendak menggelar kelas orgasme Sabtu (6/3/2021) hingga Selasa (9/3/2021) di Ubud, Gianyar.

“Rencana akan dilakukan pada esok hari, dengan informasi yang kami dapat berbayar sekitar 500 dolar (AS) per orang,” kata dia.

Petugas saat ini melakukan pemeriksaan baik mengenai izin tinggal dan acara yang akan digelar.

Rencananya, AB akan dibawa ke Kantor Imigrasi untuk diperiksa.

Lalu petugas kepolisian datang dan membawa AB untuk diperiksa juga.

“Jadi tadi setelah kami menemui yang bersangkutan tadinya mau kami bawa ke kantor imigrasi tapi kira-kira 20 menit kemudian petugas dari Polres datang menjemput yang bersangkutan untuk diperiksa lebih lanjut,” kata dia.

Kemenkumham Bali masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Bila ditemukan pelanggaran dalam hasil pemeriksaan, akan dijadikan dasar oleh Imigrasai untuk memberikan atau melakukan tindakan keimigrasian atau tindak pidana keimigrasian.

Sumber : https://www.kompas.tv/article/180156/video-tiktok-pesta-seks-di-bali-resahkan-warga

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved