Breaking News:

Viral Begal Ojol di Duwet Baki

Donasi untuk Yadi Sang Kekek Ojol yang Dibegal Tembus Ratusan Juta Rupiah, Begini Reaksinya

Kakek driver ojol Yadi Raharjo (60) mengaku tidak tahu menahu tentang sumbangan donasi yang digalang untuk dirinya.

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Kakek driver ojol di rumahnya di Dusun Ngabean Timur, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kakek driver ojol Yadi Raharjo (60) mengaku tidak tahu menahu tentang sumbangan donasi yang digalang untuk dirinya.

Yakni usai dia warga Dusun Ngabean Timur, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten itu jadi korban begal di Sukoharjo pada Selasa (8/6/2021) lalu.

"Saya tidak tahu soal donasi tersebut. Termasuk siapa saja yang sudah berdonasi," katanya saat ditemui TribunSolo.com di kediamannya, Rabu (9/6/2021).

Kala mengetahui nilai donasi untuk dirinya mencapai Rp 100 juta lebih, sambungnya, ia tidak menyangka jika nilai sumbangannya mencapai ratusan juta.

"Saya pun sebenarnya tidak mengharapkan hal itu (donasi). Tapi ya itu mungkin ada orang lain yang mau membantu," paparnya.

Baca juga: Colt L300 Terjun ke Jurang Sedalam 15 Meter di Karanganyar, Sopir Selamat, Sempat Merangkak Naik

Baca juga: Ini Ancaman Hukuman untuk Pelaku yang Begal Kakek Ojol di Baki Sukoharjo, Sosoknya Sudah Masuk DPO

Apabila uang hasil donasi itu diberikan kepadanya, kata dia, uangnya akan digunakan untuk memulai usaha.

"Mungkin nanti uangnya bisa untuk modal usaha tapi sampai saat ini belum ada gambaran mau buka usaha apa," jelasnya.

Yadi menyatakan bahwa dirinya masih trauma atas kejadian begal yang menimpanya.

"Sampai saat ini masih trauma, belum kembali jadi driver ojol," ungkap dia.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved