Wanita Hamil Tua Tewas di Septic Tank, Keluarga Sempat Dihantui Mimpi Buruk, Rupanya Pertanda
Diberitakan sebelumnya, Siti Hamidah meninggal secara mengenaskan, jasadnya ditemukan di septic tank rumahnya. Keluarganya mengaku diberi pertanda.
TRIBUNSOLO.COM -- Kasus pembunuhan sadis seorang wanita hamil tua di Kabupaten Kampar, Riau, menggegerkan warga sekitar.
Ternyata kasus itu terungkap setelah keluarga melalui beberapa mimpi buruk.
Baca juga: Nenek 73 Tahun di Karanganyar Hilang 12 Hari, Ternyata Meninggal Tercebur Sumur Tetangga
Baca juga: Misteri Kenapa Angka Ganjil saat Ngebor Kedalaman Sumur Tua di Bukit Kamal Bulu, Begini Kisahnya
Diberitakan sebelumnya, Siti Hamidah meninggal secara mengenaskan, jasadnya ditemukan di septic tank rumahnya.
Selama tiga malam, keluarga yang ditinggalkan dihantu mimpi buruk.
Hal tersebut diungkapkan Siti Nurhasanah, adik kandung korban.
"Selama tiga hari malamnya, pas tidur kami mimpi tidak enak. Perasaan kakak (korban) itu minta tolong, tapi diam aja," tuturnya.
Selama hilang itu ia dan anggota keluarga lainnya berupaya mencari keberadaan korban.
"Karena 3 malam minpi yang tidak enak kami geledah di rumah (korban) itu. Pas udah selesai geledah rumah, tidak ada apa-apa. Pas sudah pulang, kakak saya dicegat sama anggota (suami korban). Katanya, dia pernah disuruh gali (lubang) di dekat septic tank, dengan alasan septic tank tersumbat," urai Siti Nurhasanah.
Namun anehnya, ketika sudah selesai digali, lubang itu malah ditutup lagi dengan tanah oleh suami korban.
"Waktu itu (selesai menggali) anggotanya pergi mandi. Pas balik dilihat sudah tertimbun lagi. Kata suami kakak saya itu, septic tank sudah tidak tersumbat. (Dari keterangan anggota suami korban), disitu kami curiga," jelasnya.
Alhasil, pihak keluarga korban datang lagi ke rumah korban. Dengan disaksikan RT dan RW setempat, serta aparat kepolisian dan lain-lain, lubang itu pun digali.
Alangkah kagetnya pihak keluarga saat mengetahui, ternyata di dalamnya ada mayat korban.
"Yang kami sakit hati, kakak kami difitnah, kakak kami pergi sama laki-laki, sementara kakak kami dalam kondisi hamil besar," urai Siti Nurhasanah lagi.
Ia menerangkan, memang banyak menemukan kejanggalan, terlebih saat korban hilang tak tahu di mana keberadaannya.
"Pernikahan belum 1 tahun. Ternyata sejak kakak hilang, suaminya itu minta ditemani anggotanya kalau tidur, tidak berani sendiri," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/evakuasi-jenazah-wanita-hamil-yang-ditemukan-terkubur-di-galian-septic-tank.jpg)