Breaking News:

Diduga Serangan Jantung, Markis Kido Meninggal Dunia saat Main Bulutangkis di Tangerang

Peraih medali emas Olimpiade 2008 Markis Kido meninggal dunia, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 19.00 di Tangerang.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Afp
Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan meraih medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008. Di partai final pada 16 Agustus 2008, mereka menaklukkan pasangan Tiongkok, Cai Yun/Fu Haifeng dengan skor 12-21, 21-11, 21-16. (Warta Kota/AFP) 

TRIBUNSOLO.COM - Dunia bulu tangkis di Indonesia tengah mengalami kabar duka.

Peraih medali emas Olimpiade 2008 Markis Kido meninggal dunia, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 19.00 di Tangerang. 

Baca juga: All England 2021: Kiprah Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipastikan Terhenti, Segera Balik ke Indonesia

Markis Kido diduga meninggal setelah mengalami serangan jantung.

Menurut kabar dari mantan Humas PP PBSI, Yuni Kartika yang memposting berita ini di Twitternya, Markis Kido meninggal saat bermain bareng rekan-rekanya di Tangerang. 

Belum diketahui sebab kematian dari kakak pebulutangkis Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet ini.

Markis Kido yang lahir di Jakarta, 11 Agustus 1984 ini baru genap berumur 36 tahun. 

Saat berpasangan dengan Hendra Setiawan dan menduduki peringkat pertama dunia IBF untuk ganda putra.

Mereka adalah pasangan andalan Indonesia setelah pensiunnya pasangan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto dan meredupnya pasangan Luluk Hadianto/Alvent Yulianto Chandra.

Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan meraih medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008. Di partai final pada 16 Agustus 2008, mereka menaklukkan pasangan Tiongkok, Cai Yun/Fu Haifeng dengan skor 12-21, 21-11, 21-16.
Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan meraih medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008. Di partai final pada 16 Agustus 2008, mereka menaklukkan pasangan Tiongkok, Cai Yun/Fu Haifeng dengan skor 12-21, 21-11, 21-16. (Warta Kota/AFP)

Markis Kido bersama pasangannya Hendra Setiawan berhasil meraih Juara dunia tahun 2007 dan meraih medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008 untuk cabang bulu tangkis ganda putra.

Di partai final pada tanggal 16 Agustus 2008 itu, mereka berhasil menaklukkan pasangan RRC Cai Yun/Fu Haifeng melalui pertarungan sengit 3 set dengan skor 12-21, 21-11, 21-16

Biodata Markis Kido

Markis Kido merupakan pebulu tangkis Indonesia yang lahir di Jakarta, 11 Agustus 1984 dan meninggal dunia pada Senin 14 Juni 2021 (36 tahun).

Ia dikenal sebagai pebulu tangkis andalan Indonesia di tahun 2000an.

Markis Kido merupakan putra dari Djumharbey Anwar, seorang perantau asal Minangkabau.

Sebagai atlet, ia datang dari keluarga yang erat dengan bulu tangkis.

Saudaranya yaitu Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet juga merupakan seorang pemain bulu tangkis.

Bona Septano merupakan pemain ganda putra yang pernah berpasangan dengan Mohammad Ahsan.

Sementara Adiknya, yaitu Pia Zebadia merupakan pemain ganda campuran.

Berbagai prestasi telah ia sabet di cabang olahraga bulu tangkis Indonesia.

Markis Kido bermain di cabang ganda putra dan berpasangan dengan Hendra Setiawan.

Duetnya dengan Hendra Setiawan melegenda hingga pernah mencapai puncak kejayaan saat dinobatkan sebagai ganda putra peringkat 1 dunia pada tahun 2007 silam.

Prestasi

Kejuaraan Dunia: (Ganda Putra)

Juara, Kuala Lumpur Malaysia (2007)
Perempat Finalis, Madrid (2006)

Kejuaraan Asia:

Juara, Hyderabad, India (2005).
Perempat Finalis, Johor Baru, Malaysia (2006).

Grand Prix Dunia

Juara Proto Malaysia Open 2008
Juara Hongkong Open 2007
Juara China Open 2007
Juara Chinese Taipei Open 2008
Juara China Open 2006
Juara Hongkong Open 2006
Juara Djarum Indonesia Open 2005
Runner Up Wilson Swiss Open 2007
Runner Up China Masters 2007
Runner Up Djarum Indonesia Open 2006
Runner Up Realkredit Denmark Open 2004
Juara Tiga Denmark Open 2007
Juara Tiga Macau Open 2007
Juara Tiga Yonex Japan Open 2007
Juara Tiga Aviva Singapura Open 2007
Juara Tiga Proto EON Malaysia Open 2007
Juara Tiga Noonoppi Korea Open 2006
Juara Tiga Jerman Open 2005

Piala Sudirman

Runner Up, Glasgow 2007

Piala Thomas

Juara Tiga, Jakarta 2008
Juara Tiga, Jepang 2006

Olimpiade

Juara Olimpiade Beijing 2008

Melatih PB Jaya Raya

Lama tak terdengar kiprahnya di dunia bulu tangkis, Markis Kido peraih medali emas kejuaraan dunia 2007 Kuala Lumpur, medali emas Olimpiade 2008 Beijing dan Asian Games 2010 Guangzhou bersama Hendra Setiawan kini melatih ganda putra U-15 di klub yang membesarkan namanya, Jaya Raya.

Tujuan Kido sangat sederhana, ingin menjaga regenerasi pemain ganda putra, tentunya dengan mencetak pemain junior yang tangguh dan profesional.

Namun, saat bertemu Warta Kota baru-baru ini di Cibubur, Markis Kido menjelaskan tak mudah untuk menyiapkan atlet di usia yang rawan (U-15).

"Tidak mudah melatih di usia 15 tahun. Mereka kan mau gede ya, terkadang ada saja kelakuannya yang nakal, ada yang coba-coba bandel. Disitulah bagaimana saya harus bisa mengarahkan mereka," ujarnya.

Tak hanya itu, Markis Kido menjelaskan, sebagai pelatih dirinya juga terus belajar bagaimana untuk memposisikan diri sebagai pelatih yang baik untuk anak didiknya.

Dirinya juga sering menasehati anak didiknya agar menghindari pemakaian gadget berlebihan, serta menghindari hal-hal negatif lainnya.

"Apalagi kondisi pandemi saat ini, menjaga kesehatan adalah yang utama. Menjadi atlet itu memang tidak mudah, ada pengorbanan yang harus dibayar," jelasnya.

Markis sendiri termotivasi melatih ganda putra, dimana menurutnya, ganda putralah yang paling konsisten meraih prestasi untuk Indonesia, sehingga dirinya tak mau regenerasi ganda putra hilang.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Markis Kido Juara Olimpiade 2008 Meninggal Dunia saat Bermain Bulu Tangkis di Tangerang, 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved