Berita Solo Terbaru

Belum Siap dengan Sistem PPDB SMA Online, Banyak Wali Murid di Solo yang Mendatangi Sekolah

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMA sederajat di Solo kembali dilakukan dengan sistem online.

Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad
Situasi di posko PPDB SMKN Solo 4 didatangi orang tua siswa di Adi Sucipto, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Sabtu (19/6/2021). 

Hal ini terungkap saat hari terakhir pendaftaran akun yang akan ditutup pada hari ini Sabru 19 Juni 2021 pukul 23.59 WIB.

Ketua PPDB SMKN 4 Solo, Bagus Tri Widodo mengatakan, masih menerima beberapa permasalahan dari sejumlah orang tua dan calon siswa.

"Ya berdatangan ke sini, makanya ada posko pengaduan," kata dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (19/6/2021).

“Kendala kesulitan pastinya dari mendaftar secara online, mereka belum mengetahui tata cara secara rinci,” jelasnya membeberkan.

Baca juga: Hariadi Saptono, Sosok Penting di Balik Gibran Dapat Restu Megawati di Pilkada Solo, Ini Kisahnya

Baca juga: Link dan Alur PPDB Online SMP di Sragen : 19 Juni 2021 Terakhir Pendaftaran, Jangan Sampai Telat

Dikatakan, mereka yang ingin berpindah domisili yang tidak sesuai titik koordinatnya, kesulitan dalam pengajuan token akun untuk pendaftaran nantinya.

"Maka kami arahkan, sediakan 4 operator dan tentu kami sosialisasikan untuk calon siswa,” terang dia.

“Kami terus arahkan dan yang pasti bisa membantu segala kesulitan dari beberapa calon siswa, jangan sampai verifikasi ini gagal,” ujarnya.

Sebagai catatan dirinya menyampaikan setiap harinya bisa menerima 40 sampai 50 calon siswa dan orang tua ke sekolah.

"Puluhan orang ada," tutur dia.

Persiapan Pendaftaran

Semenatara itu, pendaftaran PPDB akan dibuka pada Senin 21-24 Juni 2021 mendatang.

Bagus menambahkan, panitia penyelenggara PPDB masih menemukan beberapa kendala dari calon siswa peserta didik, terutama di pemerataan wilayah titik koordinat.

“Titik koordinat untuk zonasi memang kemarin masih ada kendala,” kata dia.

“Kendala zonasi memang perlu dikaji dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, tapi intinya kami sudah melakukan banyak persiapan,” tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved