Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Terbongkar, Sekolah Informal Anak Perusak Makam Mojo Ngakunya Kantongi Izin, Ini Kata Kemenag Solo

Pengurus salah satu sekolah informal di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwom, Kota Solo mengaku sudah mengurus izin ke Kementerian Agama.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak meletakan sebuah patung di atas makam yang dirusak di Pemakaman Cemoro Kembar, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Rabu (23/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengurus salah satu sekolah informal di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwom, Kota Solo mengaku sudah mengurus izin ke Kementerian Agama.

Namun, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo belum menerima pengajuan izin tersebut.

Itu disampaikan Kepala Kemenag Kota Solo, Hidayat Maskur.

"Belum pernah. Tidak ada regulasi untuk kuttab (tempat anak-anak belajar Al-Qur'an)," jelas Hidayat, Rabu (23/6/2021).

Bila menilik Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, pendidikan agama Islam hanya digolongkan tiga.

Baca juga: Ingat Sosok Lo,Dokter Solo yang Tak Pernah Minta Bayaran ke Warga Miskin? Kini Opname di Rumah Sakit

Baca juga: Nasib Sekolah Informal yang Muridnya Rusak Makam di Solo : Ditutup, Dikasih Waktu Pindah 1 Bulan

Yakni, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an.

"Kuttab belum masuk regulasi di Kemenag. (Kemudian) menggunakan izin pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dari Dinas Pendidikan Kota Solo," ucap Hidayat.

Meski begitu, Kementerian Agama Kota Solo akan melakukan assesment.

Itu untuk mengetahui, diantaranya proses pembelajarannya seperti apa, dan kitab yang digunakan apa.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved