Breaking News:

Virus Corona

Heboh 'Luhut Lagi Luhut Lagi' Pimpin PPKM Darurat, Politisi PDIP Beberkan Keberhasilan Menko Marves

Pro kontra penunjukan Luhut ini pun mendapat komentar Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. Ia memberikan pembelaan kepada Luhut.

Editor: Hanang Yuwono
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020). Luhut ditunjuk Jokowi untuk memimpin penerapan PPKM Darurat. 

TRIBUNSOLO.COM - Penunjukan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk memimpin Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menuai beragam komentar.

Tak sedikit yang mengkritik Jokowi soal penunjukkan tersebut. 

Baca juga: Usaha Warga Bisa Terdampak PPKM Darurat, Pemkot Jor-joran Beri Bantuan Tunai 17 Ribu UMKM di Solo

Baca juga: Wacana PPKM Darurat Solo: Pemkot Siapkan Anggaran Sampai Rp 8 Miliar, Bantu 17 Ribu UMKM Solo

Pro kontra penunjukan Luhut ini pun mendapat komentar Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo.

Ia malah mengaku heran dengan pihak yang mengkritisi penunjukkan Luhut.

Sebab menurutnya Luhut sudah teruji dalam hal kepemimpinan. 

"Jadi saya kira Pak Luhut sudah teruji soal kepemimpinan, baik soal pemerintahan, baik dari militer, baik koordinasi dengan para pangdam, koordinasi dengan kepolisian, itu kan yang dibutuhkan, dan itu ada di diri Pak Luhut," ujar Rahmad, kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).

"Kita ingat bersama waktu itu Pak Presiden juga memberikan penugasan untuk Pak Luhut berkoordinasi dengan para pangdam dan juga dengan kapolda. Ternyata juga cukup bagus, cukup berhasil. Artinya waktu itu bisa dikendalikan untuk paparan yang dari naik bisa diturunkan," imbuhnya.

Kritik yang muncul terkait penunjukan Luhut pun dinilai Rahmad sebagai kritik yang kontra produktif.

Menurutnya saat ini semua pihak harus saling bersatu untuk menciptakan energi positif dalam menghadapi pandemi Covid-19

"Jadi ini bukan soal kepemimpinan, soal siapa yang memimpin, kan jadi lucu mengkritik soal pemimpin yang akan menahkodai. Jadi seperti anak-anak, menjadi kontra produktif, menjadi pembicaraan banyak orang sehingga rakyat berkomentar hal-hal yang kontra produktif, sehingga jelek. Ayolah kita bersatu. Ingat, para politisi untuk berhati-hati komentar. Ciptakan energi positif. Kasihan rakyat bila asal bicara," kata Rahmad. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved