Berita Solo Terbaru

Hampir Overload, Tempat Pemakaman di Solo Mengkhawatirkan, Lalu Bagaimana Nasib Jenazah Covid-19?

Kapasitas tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Solo sudah hampir overload, di antaranya TPU Bonoloyo.

Tribunnews/Irwan Rismawan
ILUSTRASI : Petugas mengubur jenazah terkait Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah karena TPU khusus Covid-19 sebelumnya di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dan Tegal Alur, Jakarta Barat, telah penuh. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kapasitas tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Solo sudah hampir overload, di antaranya TPU Bonoloyo.

Itu diungkapkan Kepala Seksi Pemakaman Umum Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Solo, Adji Anggoro.

"Kapasitas yang sudah hampir over, (salah satunya) TPU Bonoloyo," ungkap Adji kepada TribunSolo.com, Sabtu (3/7/2021).

"Saat 1Juli kemarin, memakamkan sebanyak 20 dalam satu hari, pemakaman dengan Prokes Covid-19 yang mendominasi," tambahnya.

Menurut Aji, hampir penuhnya TPU di Kota Solo disebabkan jumlah pemakaman dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 naik.

Tempat pemakaman umum (TPU) Bonoloyo, Kadipiro Kota solo.
Tempat pemakaman umum (TPU) Bonoloyo, Kadipiro Kota solo. (TRIBUNSOLO.COM)

Baca juga: Isi Lengkap PPKM Darurat di Sukoharjo, Toko Sembako Buka hingga Jam 8 Malam, Apotek Bisa 24 Jam

Baca juga: PPKM Darurat pada 3-20 Juli, Warga Masih Boleh Gowes di Solo, Asal Patuh Protokol Kesehatan Covid-19

Kenaikan tersebut mulai dirasakan dari bulan April ke Mei 2021 meski belum signifikan.

Sebanyak 42 pemakaman dengan Covid-19 saat April 2021. Jumlah tersebut bertambah dua saat Juni 2021.

Kenaikan signifikan terjadi dari bukan dari Mei ke Juni 2021 yang sampai lebih kurang 4 kali lipat.

"Bulan Juni kemarin, ada lonjakan dibanding bulan Mei dan April sampai empat kali lipat. Yang melayani dengan prokes Covid-19 ada 160," tutur Aji.

Lonjakan jumlah pemakaman dengan protokol kesehatan diduga karena adanya varian baru Covid-19 dan momen libur Idul Fitri.

Bila lonjakan tersebut tidak terkendali, kapasitas tiga TPU dalam Kota Solo, yakni Bonoloyo, Purwoloyo, dan Untoroloyo bisa penuh.

Aji berharap PPKM Darurat bisa menekan laju penambahan jumlah pemakaman di TPU Kota Solo.

Baca juga: PPKM Darurat Diperketat, Jam 4 Sore Jalan Protokol Kota Klaten Ditutup

Baca juga: PPKM Mikro Darurat, Taman Pakujoyo Sukoharjo Ditutup Sementara, Dimanfaatkan untuk Renovasi

Harapan itu digantung dengan bercermin dari data bulan Desember 2020 sampai Februari 2021.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved