Berita Persis Solo
Pernah Buat Pasoepati Marah, Ferdinand Sinaga Minta Suporter Buka Lembaran Baru
Aksi Ferdinand Sinaga di Stadion Manahan Solo pada Laga Divisi Utama musim 2010 membuat Pasoepati geram, karena dinilai menghina suporter Persis Solo
TRIBUNSOLO.COM - Aksi Ferdinand Sinaga di Stadion Manahan Solo pada Laga Divisi Utama musim 2010 membuat Pasoepati geram.
Saat itu, Ferdinand Sinaga bermain untuk PPSM Sakti Magelang, dan melakoni laga melawan Persis Solo di Stadion Manahan.
Persis sendiri ketika itu harus mengakui keunggulan PPSM dengan skor telak 0-5.
Sukses melibas Persis Solo, Ferdinand Sinaga justru melakukan aksi tak terpuji kepada suporter Pasoepati.
Saat hendak mengambil sepak pojok, ia tiba-tiba memelorotkan celana di depan tribun para suporter.
Baca juga: Pemain Persiraja Banda Aceh, Bali United, dan Persija Jakarta Banyak Dibajak Persis Solo
Baca juga: Mewah ! Nilai Pasaran Skuad Persis Solo Era Kaesang Hampir Rp 50 Miliar, Abduh Lestaluhu Termahal
Baca juga: Cuitan Kaesang Nyicil Beli Tanah Mencuat, Sinyal Persis Solo Bakal Punya Training Center Sendiri?
Baca juga: Kaesang Lempar Sinyal Nyicil Beli Tanah, Persis Bakal Punya Training Center Seperti Bali United?
Sebelas tahun berlalu, Ferdinand Sinaga dihadapkan takdir yang tak duga.
Kini dia justru bergabung dengan Persis Solo.
Melalui unggahan video akun instagram Persis Solo @persisofficial, Ferdinand Sinaga pun meminta maaf kepada Pasoepati.
"Saya sadar, memiliki histori dengan suporter Persis yang mungkin belum bisa dilupakan rekan-rekan suporter."
"Saya tidak mengelak karena itu adalah bagian dari karier saya, kini saya telah melewati proses pendewasaan dan saya haru bisa memberikan contoh yang baik," imbuhnya.
"Saya meminta maaf atas memori tak elok yang pernah tercatat di Solo," kata Ferdinand menambahkan.
Dia mengaku saat bangga bisa bergabung dengan Persis Solo.
Sehingga meminta semua pihak bisa memaafkan dan melupakan tingkah lakunya yang tidak terpuji itu.
"Mari kita sama-sama membuka lembaran baru dan izinkan saya bergabung dengan keluarga besar Sambernyawa baik itu manajemen, pemain, dan suporter."
"Semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk tim. Ojo wedi dadi abang!," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ferdinand-sinaga-tak-gentar-bersaing-dengan-11-striker-lain-di-persis-solo.jpg)