Berita Persis Solo

Striker Persis Solo, Marinus Wanewar : Si Anak Baik yang Dibenci Fans Kamboja, Gegara Aksi Tengilnya

Striker Persis Solo mendapat julukan 'Si Anak Baik' yang melekat dalam dirinya saat membela Timnas U-22 berlaga dalam kompetisu AFF 2018.

Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / AFP
Penyerang Timnas Indonesia, Marinus Wanewar (kiri) dan bek Timnas Thailand Marco Ballini berebut bola saat Final AFF U-22 2019 pertandingan antara Indonesia dan Thailand di the National Stadium in Phnom Penh, (26/2/2019). TANG CHHIN Sothy / AFP 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Marinus Wanewar kini telah menjadi bagian skuad Persis Solo.

Ia didatangkan Laskar Sambernyawa dari Persipura Jayapura.

Berlabuhnya Marinus diumumkan di akun resmi media sosial Persis Solo pada 20 April 2021.

Itu mendapat sambutan dari jajaran manajemen Persis Solo diantaranya Kevin Nugroho dan Mahendra Agakhan Thohir.

Dua orang tersebut berkomentar singkat di kolom komentar unggahan kedatangan Marinus.

Kevin hanya menuliskan Manyala, sementara Aga menuliskan #marinusputraapi.

Baca juga: Sempat Absen, Marinus Wanewar Sudah Ikut Latihan Persis Solo, Tapi Terpisah : Pemulihan Cedera Lutut

Baca juga: Siapa Marinus Wanewar, Striker Baru Persis Solo : Nyaris Gabung Liga Yunani, Kikuk Bertemu Jokowi

Nah, tahukah kamu Marinus mendapat julukan Si Anak Baik ?

Itu melekat dalam diri Marinus saat membela Timnas U-22 berlaga dalam kompetisu AFF 2018.

Julukan 'Si Anak Baik' diberikan karena perubahan kepribadian Marinus yang awalnya tidak bisa mengatur emosi menjadi lebih kalem.

Marinus, seperti diketahui, awalnya juga lekat dengan sejumlah tindakan kontroversial yang kerap merugikan tim.

Laga Indonesia vs Kamboja di Sea Games 2017, contohnya. Marinus saat itu ikut diturunkan pelatih Luis Milla secara full.

Dilansir dari Bolasport.com, saat laga berlangsung, Marinus beberapa kali melakukan gerakan yang dinilai memancing amarah para pemain Kamboja.

Saat selebrasi gol yang dilesakan Febri Hariyadi pada menit ke-69, misalnya.

Marinus bergegas mengambil bola kemudian melakukan gerakan jongkok di depan kiper Kamboja. Ia seolah memamerkan pantatnya.

Namun, itu belum berakhir dengan kericuhan antar pemain. Kericuhan baru terjadi menjelang akhir laga.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved