Berita Persis Solo
Berkat Beasiswa Sepak Takraw, Awal Karier Alfath Fathier, Bek Persis Solo Terselamatkan
Alfath Fathier membangun karier sepak bolanya dari nol dan hampir tidak bisa menjadi pesepakbola profesional.
TRIBUNSOLO.COM - Alfath Fathier membangun karier sepak bolanya dari nol dan hampir tidak bisa menjadi pesepakbola profesional.
Dilansir dari BolaSport.com, Alfath mulai menganal dunia sepak bola saat ia duduk di bangku kelas 4 SD.
Itu pun bukan tanpa tantangan.
Eks pemain Persija Jakarta itu harus berhenti belajar sepak bola sementara waktu karena terkendala finansial.
"Pertama Alfath masuk sepak bola kelas 4 SD. Dulu main sepak bola di SSB Bintang Budi Utama di Bandung. Terus berhenti karena nggak ada biaya," ucap Alfath.
Baca juga: Bukan Kali Pertama, Bek Persis Solo Alfath Fathier Dituding KDRT : Saat di Persija, Dihukum 2 Bulan
Baca juga: Baru Beberapa Hari Gabung Persis Solo, Alfath Fathier Diduga Lakukan KDRT, Langsung Beri Klarifikasi
Asa pemain kelahiran 26 Maret 1996 itu untuk kembali belajar sepak bola mulai terajut saat duduk di bangku SMP.
Itu berkat beasiswa yang didapatkannya setelah memenangkan turnamen sepak takraw mewakili sekolahnya.
"Masuk lagi SMP kelas 2 karena dapat beasiswa dari sepak takraw. Karena SMP Alfath juara sepak takraw. Dapat beasiswa Rp 900 ribu dan orang tua tanya mau diapakan uangnya," tutur Alfath.
"Karena uang itu dapatnya dari sepak bola, maka kembalikan juga ke sepak bola," imbuhnya.
Keiikut sertaan Alfath ikut turnamen sepak takraw karena iseng.
Pasalnya, pelatih SMP-nya saat itu sedang kesulitan mencari pemain karena tidak ada murid yang mau ikut bermain sepak takraw.
"Iseng-iseng karena pelatih olahraga di SMP mencari orang, (saat itu) tidak ada orang yang mau ikutan (sepak takraw)," jelas Alfath.
"Akhirnya pemain-pemain bola ikut, Alfath juga ikut sama lima orang. Alhamdullilah juara pertama, dapat beasiswa, bisa masuk SSB lagi," tambahnya.
Ternyata, hasil keisengan Alfath Fathier itu berbuah manis.
Uang beasiswa yang diterimanya dipergunakan dengan baik untuk melanjutkan pendidikan sepak bola di Bandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pemain-baru-persis-solo-dari-persija-jakarta-alfath-fathier.jpg)