Klaten Bersinar
Selamat Datang diĀ KlatenĀ Bersinar

Berita Solo Terbaru

Rute Bus BST Selama Berlangsungnya PPKM Darurat, Pasca Enam Ruas Jalan di Solo Ditutup

Menurut Direktur BST, Sri Sadad Modjo, pengalihan arus tersebut setelah enam ruas jalan di Kota Solo yang ditutup selama PPKM Darurat.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
BST saat melintas akan melewati water barrier di Jalan Radjiman Widyodiningrat, Kota Solo, Sabtu (10/7/2021). 

4. Jalan Gatot Subroto dari Simpang Empat Sraten - Simpang Empat Ngarsopuro.

5. Jalan Piere Tendean dari Simpang Tujuh Palang Joglo - Simpang Empat Utara Jembatan Keris Tirtonadi.

6. Jalan Yos sudarso dari Simpang Empat Nongnongan - Simpang Empat Gemblengan

Alasan Slamet Riyadi Ditunda

Wali Kota Gibran Gibran Rakabuming Raka membeberkan alasan tak jadi menutup Jalan Slamet Riyadi.

Orang nomor satu di Kota Solo itu mengungkapkan bahwa pembatalan penutupan dilakukan demi kebaikan dan kemaslahatan warga.

"Kita ketahui bahwa Jalan Slamet Riyadi merupakan akses utama dalam sentra kegiatan ekonomi masyarakat," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (6/7/2021).

"Oleh karenanya dibuka jalan tersebut demi kebaikan bersama," ungkapnya.

Baca juga: Imbas Jalan Radjiman Pasar Klewer Solo Ditutup, Jalur Kampung Pun Diportal, Banyak Pengendara Kecele

Baca juga: Kabar Penutupan Jalan Slamet Riyadi Solo: Batal Dilakukan Hari Ini, Kondisi Lalu Lintas Lancar 

Banyak Warga Kecele

Penutupan Jalan Dr Radjiman di depan Pasar Klewer Kota Solo membuat jalur di perkampungan ikut diportal.

Di antaranya di kawasan Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon.

Akibat penutupan itu, banyak pengendara yang berusaha mencari jalan alternatif dan melewati jalur tikus kecele.

Menurut Lurah Kauman, Nursalim menjelaskan, penutupan terpaksa dilakukan.

Pasalnya jalan yang biasa hanya dilewati warga kampung, kemudian juga ikut dipenuhi oleh kendaraan roda empat hingga truk pengangkut.

Baca juga: Fantastis! Kebutuhan Oksigen di Solo Raya Sehari Habis 24 Ton, Padahal Biasanya Hanya 6 Ton Per Hari

Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Jalan Slamet Riyadi Batal Ditutup Hari Ini: Masih Ada Pembahasan

"Dikarenakan kendaraan itu membuat ramai dan cukup mengusik bagi warga setempat," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (6/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved