Mural Marcus Rashford yang Dirusak Kini Ditutupi Tulisan Dukungan, Sang Pemain Menangis Terharu
Rashford gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan adu penalti 3-2, bersama dengan Jadon Sancho dan Bukayo Saka.
TRIBUNSOLO.COM - Pemain timnas Inggris, Marcus Rashford menunjukkan rasa haru ketika dia melihat muralnya yang dirusak telah ditutupi dengan kertas hati dan tulisan beisi dukungan kepadanya.
Karya seni di Withington, Manchester ini telah dirusak menyusul kekalahan Inggris dari Italia di final Euro 2020.
Catatan dan gambar dengan kata-kata "teladan", "manusia luar biasa" dan "pahlawan" telah ditempel di dinding.
Baca juga: Inggris Kalah, Frank Lampard dan Alan Shearer Kritik Tendangan Lemah Rashford Saat Adu Penalti
Baca juga: Tim Inggris Kalah di Final Euro 2020, Harry Kane Beri Komentar Terhadap Rashford, Sancho, dan Saka
"Komunitas yang selalu merangkul saya terus mendukung saya.' kata Rashford.
Dilansir BBC, mereka yang membawa pesan tersebut mengatakan ingin menunjukkan solidaritas dengan striker Manchester United tersebut dean menentang rasisme.
Rashford gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan adu penalti 3-2, bersama dengan Jadon Sancho dan Bukayo Saka.
Setelah kekalahan Inggris, ketiga pemain tersebut menjadi sasaran pelecehan rasis di media sosial.
Rashford mengatakan di media sosialnya bahwa dia menyesal karena melewatkan penalti.
"Aku berharap itu (penalti) berjalan berbeda" katanya.
"Pesan yang saya terima hari ini sangat luar biasa dan melihat tanggapan di Withington membuat saya hampir menangis. Komunitas itu selalu merangkul saya terus mendukung saya."
Sebelumnya Polisi Greater Manchester mengatakan penyelidikan telah dimulai setelah pihaknya menerima laporan kerusakan rasial yang diperparah di mural.
Beberapa kata umpatan dioleskan di mural di samping kata "Saka".
Namun, dukungan untuk Rashford di media sosial juga cukup mengalir deras.
Orang-orang juga memposting pesan positif atas grafiti yang ditutup-tutupi di mural tersebut.
Anak-anak menempel gambar dan menggambarkan Rashford, Sancho dan Saka sebagai "pahlawan nasional".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/marcus-rashford-dshjhdgg.jpg)