Breaking News:

Habib Rizieq Menentang Amien Rais soal TNI-Polri Tak Terlibat Tewasnya Laskar FPI: Skenario Rezim

Habib Rizieq menyampaikan pernyataan Amien Rais terlalu prematur lantaran pengusutan kasus itu nantinya merupakan kewenangan pengadilan HAM.

Editor: Hanang Yuwono
Front TV via KOMPAS.com
Mantan Pimpinan FPI, Rizieq Shihab atau biasa dipanggil Habib Rizieq. 

TRIBUNSOLO.COM - Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menentang keras pernyataan Amien Rais.

Amien Rais sebelumnya menyebutkan TNI-Polri tidak terlibat dalam insiden tewasnya laskar FPI di jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Elektabilitas Partai Ummat Besutan Amien Rais Tak Sampai 1 Persen Versi Survei Voxpol, Ancam PAN?

Baca juga: Kalimat yang Diucapkan Habib Rizieq Usai Divonis 4 Tahun Penjara, Bakal Ajukan Grasi ke Jokowi?

Habib Rizieq Shihab menyampaikan pernyataannya dalam rilis yang disampaikan via kuasa hukum pada Senin (19/7/2021). 

Rizieq menyampaikan pernyataan Amien Rais terlalu prematur lantaran pengusutan kasus itu nantinya merupakan kewenangan pengadilan hak azasi manusia (HAM).

"Bahwa pernyataan AR sangat blunder karena merugikan tim dan korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan," kata Rizieq yang disampaikan oleh tim kuasa hukumnya, Aziz Yanuar saat dikonfirmasi, Senin (19/7/2021).

Ia menuturkan pernyataan Amien Rais adalah bumerang bagi Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 laskar FPI.

"Karena AR dalam tim TP3 dan pernyataan tersebut bisa menguatkan skenario rezim via polisi bahwa tragedi KM 50 hanya pelanggaran kriminal biasa," jelasnya.

Pernyataan Amien Rais, kata Rizieq, juga dinilai kontraproduktif sehingga dapat menjadi celah yang dimanfaatkan lawan.

Sehingga, Menko Polhukam Mahfud MD turut senang dengan pernyataan ini.

Ia menyebut selama ada dugaan keterlibatan sejumlah jenderal dan dilakukan secara sistematis dengan garis hirarki komando dan melibatkan beberapa institusi seperti TNI dan Polri serta BIN, maka dugaan kemungkinan keterlibatan institusi sangat besar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved