Breaking News:

Liga 1

Direktur Persija Sebut Klub Alami Dampak Besar Selama PPKM Darurat, Hanya Bisa Pasrah

Tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut meliburkan pemain hingga ada kepastian kompetisi nantinya.

Editor: Eka Fitriani
Tribunnews.com / Abdul Majid
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus saat diwawancarai sebelum menyaksikan laga perebutan peringkat ketiga PSM Makassar vs PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Direktur Persija Jakarta, Ferry Paulus mengaku apabila timnya mengalami dampak besar dengan adanya Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

PPKM Darurat saat ini dipastikan diperpanjang hingga akhir Juli 2021 mendatang.

Persija Jakarta bahkan telah meliburkan latihan sejak PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli lalu.

Baca juga: Robert Alberts Minta Ruang Diskusi Kepada PSSI dan PT LIB Terkait Digelarnya Liga 1 2021

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Pertanyakan Mengapa Liga 1 Tidak Bisa Dijalankan dengan Prokes Ketat?

Tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut meliburkan pemain hingga ada kepastian kompetisi nantinya.

Sebelumnya, Liga 1 2021 yang harusnya dimulai 9 Juli lalu mengalami penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.

Penundaan tersebut terjadi karena kasus Covid-19 di Indonesia kian tinggi, sehingga kompetisi pun ditunda agar tak menimbulkan keramaian.

Dengan itu, manajemen Persija mengehentikan semua kegiatan dan mengizinkan para pemain, termasuk pemain asing, untuk pulang kampung.

Piha manajemen menilai di situasi seperti saat ini tak ada pilihan terbaik selain meliburkan para pemain.

Ferry Paulus tak bisa memungkiri bahwa sejatinya skuad Persija Jakarta juga terkejut dengan adanya aturan tersebut.

Bagaimana tidak, para pemain telah menjalani latihan dan sudah dalam proses penyelesaian akhir jelang kompetisi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved